• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy
Jumat, 6 November 2026
Kirimi Artikel Yukk  
www.jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
No Result
View All Result
Jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
Home Nusantara Lampung

Pekerja Tewas Terlindas Forklift di Garuntang, Fatikhatul Khoiriyah Desak Evaluasi K3 Perusahaan

Redaksi by Redaksi
6 November 2026
in Lampung
A A
Share on FacebookShare on Twitter

BANDAR LAMPUNG, Jelajah.co — Kematian seorang pekerja perempuan akibat terlindas forklift di kawasan Garuntang, Bandar Lampung, menjadi sorotan Ketua Fraksi PKB DPRD Provinsi Lampung, Fatikhatul Khoiriyah. Ia mendesak pemeriksaan menyeluruh terhadap penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lokasi kejadian agar kecelakaan serupa tidak kembali terjadi.

Fatikhatul menyampaikan duka mendalam atas peristiwa tersebut. Menurutnya, keselamatan pekerja tidak boleh hanya menjadi urusan administratif perusahaan, tetapi harus menjadi prioritas dalam setiap aktivitas operasional.

“Setiap orang yang berangkat bekerja memiliki harapan sederhana: mencari nafkah untuk keluarga dan pulang ke rumah dengan selamat. Karena itu, kehilangan nyawa akibat kecelakaan kerja merupakan duka yang tidak boleh kita anggap sebagai peristiwa biasa,” ujar Khoir.

BACA JUGA

Ketua KWI Apresiasi Bupati Tulang Bawang, UKW Gratis Jadi Langkah Nyata Membangun Pers Profesional dan Berintegritas

6 November 2026

MAN 1 Bandar Lampung Kembali Berprestasi, Barraq Akmajamail Siregar Juara 1 Geografi Tingkat Na sional

6 November 2026

Ia meminta instansi berwenang, khususnya pengawas ketenagakerjaan, memeriksa penerapan standar K3 di lokasi kecelakaan. Pemeriksaan harus mencakup pengaturan lalu lintas kendaraan operasional, pemisahan jalur forklift dan pejalan kaki, kelayakan peralatan, kompetensi operator, serta kepatuhan terhadap prosedur keselamatan kerja.

Khoir menegaskan, perusahaan tidak cukup hanya menyediakan perlengkapan keselamatan atau memasang papan peringatan. Pengawasan dan penerapan prosedur harus berjalan konsisten untuk mencegah pekerja berada dalam situasi berbahaya.

“K3 tidak boleh berhenti sebagai dokumen atau slogan di dinding perusahaan. Harus diterapkan dalam praktik sehari-hari, diawasi secara konsisten, dan dievaluasi secara berkala. Setiap pekerja juga harus memiliki ruang untuk melaporkan kondisi berbahaya tanpa rasa takut,” tegasnya.

Selain evaluasi K3, ia meminta hak-hak keluarga korban, termasuk hak yang timbul akibat kecelakaan kerja, dipastikan terpenuhi sesuai ketentuan. Proses penyelidikan oleh aparat penegak hukum juga harus berjalan transparan dan objektif agar penyebab kecelakaan dapat diketahui secara jelas.

Khoir mengingatkan seluruh perusahaan di Lampung agar menjadikan peristiwa tersebut sebagai peringatan serius untuk memperkuat perlindungan pekerja. Pemerintah daerah melalui perangkat terkait dan pengawas ketenagakerjaan juga didorong meningkatkan pembinaan, inspeksi, serta pengawasan terhadap kepatuhan perusahaan.

“Jangan menunggu jatuh korban berikutnya untuk melakukan pembenahan. Produktivitas dan target perusahaan memang penting, tetapi tidak ada yang lebih berharga daripada keselamatan nyawa manusia. Pekerja adalah manusia yang memiliki keluarga, harapan, dan masa depan yang harus dilindungi,” pungkasnya. (Red)

Previous Post

Ketua KWI Apresiasi Bupati Tulang Bawang, UKW Gratis Jadi Langkah Nyata Membangun Pers Profesional dan Berintegritas

Next Post

Tongkang Batubara Hanyut Tanpa Pengawalan di Sungai Barito, Warga Marawan Lama Khawatir Tabrak Lanting

Redaksi

Redaksi

Redaksi www.jelajah.co

BERITA POPULER

Tapis dan Piil Pesenggiri: Menjahit Masa Lalu untuk Masa Depan Lampung

11 Agustus 2025

Berkedok Wahana Anak, Gelper di Batam Diduga Jadi Arena Judi

13 Maret 2026

UIN RIL Nobatkan Duta Raden Intan 2026

2 Mei 2026

Mengenal Fathan Subchi, Dari Anggota DPR RI Hingga BPK RI

24 Februari 2025

Disdik Barito Selatan Luncurkan Link Aduan Pendidikan, Pengelolaan Dana BOS hingga PIP Jadi Sorotan

12 Oktober 2026

Satlantas Polres Murung Raya Bubarkan Aksi Balap Liar di Jalan 40 Hutan Pinus Puruk Cahu

1 Maret 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.