KABUPATEN BEKASI, Jelajah.co — Insiden pencopetan mewarnai agenda Safari Ramadhan Dedi Mulyadi di Desa Sumberjaya, Sabtu (21/02/2026).
Kerumunan warga yang memadati lokasi dimanfaatkan seorang pelaku untuk melancarkan aksinya. Petugas gabungan bergerak cepat dan berhasil mengamankan satu terduga pelaku beserta barang bukti.
Kapolsek Polsek Tambun Selatan, Kompol Wuryanti, menjelaskan kepadatan massa sejak kedatangan hingga kepulangan gubernur menciptakan celah kejahatan.
“Sejak awal kami sudah mengimbau masyarakat agar berhati-hati. Antusiasme tinggi membuat pengunjung berdesak-desakan. Dalam kondisi itu, ada satu orang yang memanfaatkan situasi dengan mencopet beberapa handphone,” ujar Wuryanti.
Kesigapan petugas di lapangan membuahkan hasil. Terduga pelaku diamankan bersama barang bukti.
“Ada sekitar empat handphone yang berhasil diamankan. Saat ini yang bersangkutan sudah dibawa ke Polsek Tambun Selatan untuk proses lebih lanjut,” katanya.
Polisi masih mendalami kasus tersebut, termasuk memastikan kepemilikan barang bukti. Wuryanti mengimbau warga yang merasa kehilangan ponsel atau barang berharga saat acara berlangsung agar segera melapor.
“Handphone yang diamankan perlu kami teliti kepemilikannya. Bagi masyarakat yang merasa kehilangan, silakan melapor ke Polsek Tambun Selatan,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada di tengah keramaian.
“Di tempat ramai, euforia sering menurunkan kewaspadaan. Di mana pun berada, jaga keselamatan diri dan aset pribadi,” pungkas Wuryanti.
Kasus pencopetan tersebut kini ditangani Polsek Tambun Selatan untuk proses hukum lebih lanjut. (Red)








