TUBAN, Jelajah.co – Saat sumur-sumur mulai mengering dan warga harus berjuang mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, harapan datang dari jajaran Polres Tuban. Sebanyak 40 ribu liter air bersih disalurkan ke tiga desa yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau yang mulai melanda Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Bantuan tersebut dilepas langsung Kapolres Tuban AKBP Alaiddin dari Mapolres Tuban, Rabu (17/06/2026), sebagai bagian dari rangkaian bakti sosial menyambut Hari Bhayangkara ke-80.
Sebanyak delapan mobil tangki dikerahkan dalam kegiatan tersebut. Masing-masing armada membawa 5.000 liter air bersih yang kemudian didistribusikan ke Desa Gesikan, Desa Ngandong, dan Desa Grabagan, Kecamatan Grabagan, wilayah yang setiap tahun menjadi langganan krisis air bersih saat musim kemarau tiba.
Kapolres Tuban AKBP Alaiddin mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.
“Semoga apa yang kita berikan dapat bermanfaat bagi masyarakat dan menjadi amal kebaikan bagi kita semua,” kata Alaiddin.
Menurutnya, bantuan yang disalurkan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, melainkan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa keberhasilan kegiatan tersebut juga tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak yang turut bergotong royong membantu warga terdampak.
“Polri adalah bagian dari masyarakat. Karena itu kami akan terus berupaya hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama saat mereka membutuhkan,” ujarnya.
Bantuan air bersih itu disambut antusias warga. Bagi masyarakat yang mulai kesulitan memperoleh pasokan air akibat sumur yang mengering, bantuan tersebut menjadi penyelamat untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dan sanitasi keluarga.
Kasiran (40), warga Desa Gesikan, mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan Polres Tuban. Menurutnya, pasokan air bersih sangat dibutuhkan warga seiring semakin berkurangnya sumber air di wilayah tersebut.
“Kami mewakili warga mengucapkan terima kasih kepada Polres Tuban atas bantuan air bersih yang diberikan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80,” katanya.
Musim kemarau yang mulai berlangsung memang menjadi tantangan tahunan bagi sejumlah desa di Kecamatan Grabagan. Kondisi geografis yang didominasi kawasan perbukitan membuat ketersediaan air bersih menjadi persoalan yang selalu menghantui warga ketika curah hujan menurun.
Melalui bantuan tersebut, diharapkan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat yang selama ini terjalin dengan baik.
(Red)








