• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy
Selasa, 18 Agustus 2026
Kirimi Artikel Yukk  
www.jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
No Result
View All Result
Jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
Home Nusantara Lampung

Proyek PUPR dan Pendidikan di Pringsewu Disorot, ALAK Temukan Dugaan Korupsi Miliaran Rupiah

Redaksi by Redaksi
3 September 2025
in Lampung, Pemerintahan
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Pringsewu, Jelajah.co – Sejumlah proyek strategis di Kabupaten Pringsewu tahun anggaran 2023–2024 disorot Aliansi Lembaga Anti Korupsi (ALAK) Lampung. Pekerjaan yang dikelola Dinas PUPR dan Dinas Pendidikan setempat diduga sarat penyimpangan, mulai dari penggunaan material di bawah standar, mark-up anggaran, hingga indikasi proyek fiktif.

Ketua ALAK Lampung, Nopianto, mengatakan praktik tersebut telah merugikan negara hingga miliaran rupiah. “Ini jelas merugikan rakyat. Anggaran besar digelontorkan, tapi kualitas jalan jauh dari kata layak,” ujarnya, Senin (2/9/2025).

Dalam catatan ALAK, proyek jalan rekonstruksi Wonodadi–Mataram, Mataram–Srikaton, hingga long segment Banyumas–Banyuwangi ditemukan bermasalah. Hasil pengamatan lapangan memperlihatkan ketebalan aspal tidak konsisten, kepadatan di bawah 80 persen, serta retakan dini kurang dari enam bulan setelah pekerjaan selesai.

BACA JUGA

Oplus_16908288

Dua Bulan Berjalan, Kuasa Hukum Korban Dugaan Kekerasan Anak Minta Kapolresta Prioritaskan Perkara

14 Agustus 2026

Pasca Pembakaran Fasilitas PT BSA, Wahrul Fauzi Desak ATR/BPN Evaluasi HGU

13 Agustus 2026

Selain jalan, proyek jembatan, drainase, dan peningkatan jalan lingkungan juga bermasalah. Kontrak dengan nilai miliaran rupiah diduga dimark-up, sementara pekerjaan tidak tuntas sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Sektor pendidikan turut disorot. Pembangunan gedung sekolah, laboratorium, perpustakaan, serta pengadaan mebel dan komputer dinilai bermasalah dengan indikasi mark-up dan persekongkolan antara pejabat dinas dan kontraktor. Alokasi dana BOS SD dan SMP sebesar Rp47 miliar juga diduga rawan penyalahgunaan.

“Mulai dari tender yang tidak transparan, pemilihan rekanan yang diduga dikondisikan, hingga lemahnya pengawasan, semuanya berkelindan. Akibatnya, uang rakyat bocor,” kata Nopianto.

ALAK mendesak Kejaksaan Negeri Pringsewu dan Kejaksaan Tinggi Lampung melakukan audit investigatif, memanggil pejabat dinas, hingga kontraktor pelaksana. “Kami akan resmi melaporkan temuan ini pada Selasa, 9 September 2025. Selain pelaporan administrasi, aksi moral juga akan digelar untuk mengawal penegakan hukum,” tegasnya.

Bupati Pringsewu juga diminta memperbaiki tata kelola pemerintahan. Menurut ALAK, lemahnya manajerial membuat pejabat teknis bekerja tanpa akuntabilitas.

Publik kini menanti langkah tegas aparat penegak hukum membongkar dugaan praktik korupsi yang membelit proyek daerah tersebut. (Red)

Previous Post

Lima Dosen UIN Raden Intan Lolos Panel AICIS+ 2025

Next Post

Rakyat Bersatu, Pemprov Lampung Dukung Pengukuran Ulang HGU PT SGC

Redaksi

Redaksi

Redaksi www.jelajah.co

BERITA POPULER

Warga Muara Malungai Kibarkan Bendera Merah Putih Setengah Tiang, Sampaikan Protes Kondisi Jalan Rusak; PUPR Barsel Turunkan Alat Berat

8 Agustus 2026

Pemkab Barsel Pastikan Gaji PPPK Tetap Aman Ditengah Efisiensi

11 Agustus 2026

213 Pejabat Pemkab Barsel Dilantik, 111 Promosi dan 55 Mutasi

12 Agustus 2026

Haru! Nenek 91 Tahun Hadiri Upacara 17 Agustus 2026, Didampingi Bupati dan Wakil Bupati Barsel

17 Agustus 2026

7 Bulan Hak Belum Dibayar, Eks Karyawan Tahan Unit Hauling Batubara di Barito Selatan

20 Juli 2026

Warga Keluhkan Jalan Rusak Parah di Tabak Kanilan, Diduga Akibat Truk Sawit Bertonase Tinggi

30 Juli 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.