BARITO SELATAN, Jelajah.co — Usai memimpin rangkaian peringatan HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Komandan Kodim 1012/Buntok Letkol Inf. Muhammad Edi, S.I.P., melaksanakan anjangsana ke kediaman Keluarga Besar TNI (KBT) di Kabupaten Barito Selatan, Senin (5/10/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI yang digelar Kodim 1012/Buntok dengan mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil & Makmur.”
Sebelumnya, Kodim 1012/Buntok telah melaksanakan ziarah nasional di Taman Makam Pahlawan (TMP) Sababilah serta acara syukuran di Aula Makodim 1012/Buntok yang dihadiri unsur Forkopimda, Persit dan tamu undangan.
Dalam anjangsana tersebut, Dandim bersama jajaran Perwira Staf dan Ketua Persit KCK Cabang XXXVIII Kodim 1012/Buntok menyambangi kediaman anggota KBT yang sedang sakit.
Kunjungan itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus penghormatan kepada keluarga besar TNI yang dinilai telah memberikan pengabdian bagi bangsa dan negara.
Kedatangan rombongan disambut haru oleh keluarga. Dalam kesempatan tersebut, Dandim menyerahkan tali asih berupa bingkisan sembako, telur serta bantuan moril kepada keluarga yang dikunjungi.
“Kegiatan anjangsana ini adalah bentuk penghormatan dan kepedulian kami. Kami tidak akan pernah melupakan jasa para pendahulu, para veteran dan keluarga besar TNI. Mereka adalah bagian dari sejarah perjuangan bangsa,” ujar Letkol Inf. Muhammad Edi.
Menurutnya, momentum HUT ke-81 TNI juga menjadi kesempatan untuk memastikan kondisi kesehatan dan kesejahteraan keluarga besar TNI tetap mendapat perhatian.
“TNI harus hadir tidak hanya saat suka, tetapi juga saat ada warga atau keluarga besar yang sedang sakit,” katanya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut sejalan dengan semangat TNI PRIMA, yakni Profesional, Responsif, Integratif, Modern dan Adaptif.
Melalui kegiatan sosial dan anjangsana tersebut, Kodim 1012/Buntok berharap hubungan kekeluargaan antara TNI dan masyarakat semakin erat. TNI juga diharapkan terus hadir membantu mengatasi kesulitan masyarakat di lingkungan sekitarnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk kesembuhan keluarga yang dikunjungi dan foto bersama. Suasana haru dan kekeluargaan mewarnai rangkaian kunjungan tersebut.(Abeh)








