METRO, Jelajah.co – Yayasan Baitul Maal (YBM) BRILiaN Regional Office Bandar Lampung menyalurkan zakat pertanian sekaligus menggelar pelatihan peningkatan keterampilan bagi anggota Mustahik Income Generating Program (MIGP) Sentra Metro.
Kegiatan yang berlangsung di Balai Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Metro Selatan tersebut menyasar kelompok tani binaan agar lebih produktif, mandiri, dan mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi berbasis pertanian.
Acara tersebut dihadiri Badan Pelaksana YBM BRILiaN Region 5 Bandar Lampung Amir Mudaris, Lurah Sumbersari Agus Permadi, S.I.P., serta anggota Kelompok Agro Berkah Kelurahan Sumbersari dan Kelompok Jaya Abadi Kelurahan Purwosari.
Dalam kegiatan itu, YBM BRILiaN menyalurkan zakat pertanian berupa bantuan paket beras dengan total nilai Rp4.650.000 kepada 35 penerima manfaat di wilayah Sumbersari dan Purwosari.
Amir Mudaris mengatakan dana zakat tersebut berasal dari hasil panen kelompok tani binaan yang telah mencapai nisab.
“Kami ingin mengedukasi bahwa di dalam setiap keberhasilan panen terdapat hak orang lain yang harus ditunaikan. Kesadaran zakat inilah yang menjadi kunci keberkahan dan keberlanjutan usaha tani ke depan,” ujarnya.
Selain penyaluran zakat, kegiatan juga diisi pelatihan teknis pertanian guna meningkatkan efisiensi dan produktivitas petani.
Pelatihan menghadirkan narasumber dari Dinas Pertanian, Muhamad Soleh, S.P., M.P., yang memberikan materi pembuatan pupuk organik cair berbasis asam amino untuk menekan biaya produksi sekaligus menjaga kesuburan tanah.
Sementara itu, Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT), Handrianto, S.P., memberikan pelatihan budidaya Trichoderma sebagai agen hayati pelindung tanaman serta demonstrasi pembuatan alat emposan tikus guna mengatasi serangan hama.
Lurah Sumbersari Agus Permadi mengapresiasi program berkelanjutan yang dilakukan YBM BRILiaN dalam mendukung kesejahteraan petani.
Menurutnya, sinergi antara lembaga zakat dan pemerintah daerah menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekonomi masyarakat, khususnya sektor pertanian di Kota Metro.
Salah satu penerima manfaat, Suprapti, mengaku terbantu dengan adanya pelatihan dan bantuan tersebut.
“Pelatihan dan bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami. Kami jadi lebih memahami cara mengelola lahan secara mandiri dan lebih hemat biaya, namun tetap menghasilkan,” katanya.
Melalui program MIGP, YBM BRILiaN berharap para petani binaan tidak hanya mampu meningkatkan produktivitas, tetapi juga tumbuh menjadi muzaki baru yang dapat menggerakkan ekonomi syariah di tingkat masyarakat.








