PALANGKA RAYA, Jelajah.co – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka meninjau SDN 2 Petuk Katimpun, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Kamis (10/9/2026), di sela kunjungan kerjanya untuk melihat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Didampingi Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, Gibran melihat aktivitas belajar mengajar sekaligus kondisi sarana dan prasarana sekolah. Kunjungan tersebut berlangsung saat pembelajaran tatap muka terbatas kembali dilaksanakan setelah sebelumnya kegiatan belajar dilakukan secara jarak jauh akibat kabut asap karhutla.
Selain memantau dampak kabut asap terhadap kegiatan pendidikan, Gibran juga menanyakan perkembangan program revitalisasi satuan pendidikan di Kota Palangka Raya.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Jayani, mengatakan SDN 2 Petuk Katimpun menjadi salah satu sekolah yang memperoleh bantuan rehabilitasi melalui program revitalisasi satuan pendidikan dari pemerintah pusat.
“Kebetulan SDN 2 Petuk Ketimpun ini mendapatkan delapan ruang untuk direhabilitasi melalui program revitalisasi satuan pendidikan,” kata Jayani.
Kepala SDN 2 Petuk Katimpun, Fatmawati, S.Pd., mengatakan pihak sekolah menyambut baik kunjungan Wapres karena sejumlah fasilitas sekolah masih membutuhkan perbaikan.
Menurut Fatmawati, usulan rehabilitasi yang disampaikan sekolah mencakup delapan ruangan serta fasilitas pendukung, termasuk perpustakaan dan toilet.
“Kami sangat berharap sekali, karena tadi beliau sudah melihat langsung kondisi sekolah. Mudah-mudahan di tahun ini semua yang kami usulkan kemarin di RAPID bisa terkabul semua,” ujarnya.
Fatmawati juga menyebut jumlah siswa di sekolah tersebut mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir, dari sebelumnya sekitar 105 siswa menjadi 240 siswa. Kondisi itu membuat kebutuhan ruang dan fasilitas pendidikan menjadi semakin penting.
Dalam kunjungannya, Gibran juga mempertanyakan jumlah sekolah yang telah diusulkan mengikuti program revitalisasi. Berdasarkan keterangan Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, terdapat sembilan SD dan delapan SMP yang diusulkan pada 2026. Gibran meminta sekolah yang masih membutuhkan perbaikan turut didata dan diajukan.
Sementara itu, kunjungan Gibran ke Kalimantan Tengah merupakan bagian dari rangkaian peninjauan penanganan karhutla di sejumlah wilayah Kalimantan. Selain SDN 2 Petuk Katimpun, Wapres juga mengunjungi kawasan Nyaru Menteng untuk melihat penanganan dampak karhutla terhadap satwa dan habitatnya. (Abeh)








