PALANGKA RAYA, Jelajah.co — Sebanyak 14 paket pekerjaan peningkatan jalan lingkungan di Kota Palangka Raya dengan nilai anggaran disebut mencapai lebih dari Rp14 miliar menjadi perhatian publik. Pekerjaan tersebut memiliki masa pelaksanaan hingga 180 hari pada Tahun Anggaran 2026.
Sorotan masyarakat sejauh ini bukan pada dugaan penyimpangan anggaran, melainkan pada kualitas pekerjaan dan keterbukaan informasi proyek. Warga berharap besarnya anggaran yang dikucurkan pemerintah dapat menghasilkan jalan yang berkualitas dan memiliki daya tahan panjang.
“Yang kami harapkan jalan benar-benar dikerjakan dengan baik. Jangan sampai baru selesai beberapa bulan sudah rusak lagi. Anggaran yang cukup besar tentu harus menghasilkan jalan yang berkualitas dan bisa digunakan masyarakat,” ujar salah seorang warga.
Warga juga meminta pengawasan dilakukan sejak tahap awal pekerjaan hingga proyek dinyatakan selesai. Menurut mereka, pengawasan penting untuk memastikan pelaksanaan di lapangan sesuai spesifikasi teknis, volume pekerjaan dan kondisi lingkungan masing-masing ruas.
“Jalan ini digunakan setiap hari oleh masyarakat. Jadi kualitasnya harus menjadi perhatian. Kami juga berharap ada keterbukaan mengenai paket pekerjaan, lokasi, nilai anggaran dan pelaksananya,” tambahnya.
Program peningkatan jalan lingkungan memang menjadi salah satu perhatian Pemerintah Kota Palangka Raya pada 2026. Pemkot sebelumnya menyebut peningkatan jalan lingkungan dilakukan secara bertahap untuk memperbaiki akses permukiman dan mendukung mobilitas masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, pemerintah juga menyatakan pengawasan kualitas pekerjaan dilakukan melalui mekanisme teknis dan konsultan pengawas. Pengawasan tersebut diperlukan agar pekerjaan konstruksi memenuhi standar mutu, waktu dan ketentuan yang telah ditetapkan.
Namun, terkait rincian 14 paket pekerjaan yang disebut bernilai lebih dari Rp14 miliar tersebut, konfirmasi telah dilakukan kepada Kepala Dinas PUPR Kota Palangka Raya. Konfirmasi dimaksudkan untuk memperoleh penjelasan mengenai lokasi masing-masing proyek, nilai kontrak, penyedia pekerjaan, spesifikasi teknis, mekanisme pengawasan serta target penyelesaian.
Hingga berita ini disusun, Kepala Dinas PUPR Kota Palangka Raya belum memberikan tanggapan.
Jelajah.co tetap membuka ruang klarifikasi dan hak jawab bagi Dinas PUPR Kota Palangka Raya maupun pihak pelaksana terkait rincian serta pelaksanaan 14 paket peningkatan jalan lingkungan tersebut.
Publik pada akhirnya berharap proyek bernilai miliaran rupiah tersebut tidak sekadar selesai secara administratif, tetapi benar-benar menghasilkan infrastruktur yang memenuhi standar dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.(Rachmi)








