• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy
Sabtu, 11 Juli 2026
Kirimi Artikel Yukk  
www.jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
No Result
View All Result
Jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
Home Nusantara Lampung

ALAM Demo Kejati Lampung, Desak Dugaan TPPU Oknum Jaksa Diusut Transparan

Redaksi by Redaksi
10 Juli 2026
in Lampung
A A
Share on FacebookShare on Twitter

BANDAR LAMPUNG, Jelajah.co – Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Lampung (ALAM) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung, Jumat (10/7/2026). Dalam aksi tersebut, massa mendesak Kejaksaan Agung mengusut secara transparan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang disebut melibatkan oknum jaksa.

Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat kepolisian. Massa membawa berbagai spanduk dan menyampaikan tuntutan agar penanganan perkara dilakukan secara terbuka serta tanpa pandang bulu terhadap siapa pun yang diduga terlibat.

Koordinator Lapangan ALAM, Faqih Fakhrozi, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk keprihatinan masyarakat terhadap berbagai pemberitaan mengenai dugaan penyimpangan yang menyeret oknum di lingkungan Kejaksaan.

BACA JUGA

PBTI Series 2026 Digelar di Lampung, 1.605 Atlet dari 12 Provinsi Ambil Bagian

10 Juli 2026

Enam Bulan Berlalu, Terduga Pelaku Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak Belum Ditangkap, Keluarga Korban Minta Atensi Kapolri

10 Juli 2026

“Jangan sampai orang-orang yang diduga bermasalah di Kejaksaan terkesan dilindungi, karena kepercayaan publik terhadap penegak hukum sedang dipertaruhkan,” ujar Faqih dalam orasinya.

Selain meminta pengusutan secara menyeluruh, ALAM juga mendesak agar pejabat yang diduga terkait perkara tersebut dinonaktifkan sementara dari jabatannya apabila diperlukan sesuai mekanisme yang berlaku, guna menjaga independensi proses hukum.

Menurut Faqih, langkah tersebut penting untuk menghindari munculnya persepsi adanya intervensi dalam proses penegakan hukum sekaligus memulihkan kepercayaan publik terhadap institusi kejaksaan.

Massa juga meminta Kejaksaan Agung memastikan tidak ada perlakuan istimewa terhadap pihak mana pun yang diduga terlibat dalam perkara tersebut. Mereka berharap proses hukum berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Aksi sempat diwarnai ketegangan ketika massa berulang kali meminta Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung menemui perwakilan demonstran. Namun hingga aksi berlangsung beberapa jam, tidak ada pejabat Kejati Lampung yang menemui massa.

Menanggapi kondisi tersebut, Faqih menilai ketidakhadiran pimpinan Kejati Lampung menimbulkan kekecewaan di kalangan peserta aksi.

“Kalau memang tidak ada yang ditutupi, kenapa takut menemui rakyat? Ini bukan soal keberanian, ini soal keterbukaan sebuah institusi penegak hukum,” katanya.

Menjelang sore, sebagian massa membakar ban bekas di badan jalan sebagai bentuk protes. Kepulan asap hitam sempat mengganggu arus lalu lintas di sekitar lokasi, sementara aparat kepolisian memperketat pengamanan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Kejaksaan Tinggi Lampung terkait tuntutan massa maupun alasan tidak adanya perwakilan pimpinan yang menemui peserta aksi.(Red)

Previous Post

Enam Bulan Berlalu, Terduga Pelaku Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak Belum Ditangkap, Keluarga Korban Minta Atensi Kapolri

Next Post

PBTI Series 2026 Digelar di Lampung, 1.605 Atlet dari 12 Provinsi Ambil Bagian

Redaksi

Redaksi

Redaksi www.jelajah.co

BERITA POPULER

DPP GASAK Desak Kejati dan BPK Audit Pengadaan Dinas Kominfo Pesisir Barat

16 Juni 2026

Pemkab Barsel Fasilitasi Penyelesaian Sengketa Lahan Dua Desa, Tim Verifikasi Segera Turun ke Lapangan

8 Juli 2026

Danlanal Kumai Salurkan Bantuan Sembako untuk Pondok Pesantren Sunanul Huda

1 Juli 2026

Genangan Air Akibat Kolam Ikan, Warga Kenangan Jaya 3 Desak Satpol PP Tanjungpinang Bertindak

17 Juni 2026
Oplus_16908288

Di Antara Teriakan Demo dan Piring Anak Sekolah

17 Juni 2026

‎Lebih dari 980 Eks Karyawan KB Bank Protes Hak PHK yang Belum Tuntas ‎ ‎

24 Desember 2025
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.