• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy
Kamis, 5 Februari 2026
Kirimi Artikel Yukk  
www.jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
No Result
View All Result
Jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
Home Nusantara Lampung

“Banjir di Teluk Betung: Ketika Kepedulian Menjadi Sinar di Tengah Derita”

Redaksi by Redaksi
19 Januari 2025
in Lampung, Pemerintahan
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Bandarlampung, Jelajah.co – Teluk Betung Selatan, sebuah kawasan di Bandar Lampung yang biasanya memantulkan keindahan laut dan kehidupan kota, kini seperti cermin yang retak. Banjir bandang yang datang pada Jumat malam (17/01/25) mengubah semuanya. Air jernih yang biasa menghiasi kanal dan jalan kini digantikan oleh genangan berlumpur, membawa cerita duka para penghuninya.

Di gang-gang sempit yang biasanya ramai oleh suara anak-anak bermain, kini hanya terdengar cipratan langkah kaki yang berusaha menghindari genangan. Seperti kota yang kehilangan nadinya, kehidupan di sini melambat, tergilas oleh bencana yang tak diundang.

“Kami Seperti Kapal Tanpa Pelabuhan”
Sumiati (46), seorang ibu rumah tangga, duduk termenung di depan rumahnya yang nyaris tenggelam oleh air. “Rasanya seperti menjadi kapal yang tak punya pelabuhan. Kami tak tahu harus kemana, sementara rumah ini terus kebanjiran,” ujarnya, sambil menunjuk ke perabotan yang terendam setengah badan.

BACA JUGA

Tokoh Pemuda Dukung Mitigasi Konflik Gajah di Way Kambas

5 Februari 2026

Dakwaan Rp258 Miliar Digugat Hakim, Jaksa PT LEB Dinilai Tak Terukur

4 Februari 2026

Ia bercerita bagaimana keluarganya harus terjaga sepanjang malam, berjibaku dengan air yang merangkak naik. “Harta benda hanyut, kami hanya bisa menyelamatkan diri,” lanjutnya.

Nasi Kotak: Secercah Harapan di Tengah Kekacauan

Di tengah kesuraman, bantuan dari BRI Regional Office Bandar Lampung hadir bak oase di tengah padang pasir. Sebanyak 1.000 nasi kotak didistribusikan untuk para korban, menjadi penawar rasa lapar dan simbol harapan.

“Kami ingin membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir ini,” ujar Arief Amirudin, Regional Operational Head BRI Bandar Lampung.

Bagi Sumiati dan ratusan warga lainnya, bantuan tersebut menjadi seperti pelukan hangat di tengah badai. “Setidaknya ada yang peduli, dan itu sangat berarti,” katanya dengan mata berkaca-kaca.

Banjir: Tamu Tak Diundang yang Enggan Pergi

Banjir di Teluk Betung Selatan kali ini seperti tamu yang datang tanpa undangan, membawa kerusakan alih-alih kebahagiaan. Namun, seperti pepatah lama, “Setelah hujan pasti ada pelangi.” Warga berharap bencana ini bisa menjadi pelajaran untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan iklim.

Hingga hari ini, cermin Teluk Betung Selatan mungkin masih retak, tapi bukan berarti tak bisa kembali bersinar. Warga, dengan semangat gotong royong dan bantuan dari berbagai pihak, perlahan memperbaiki refleksi kota yang mereka cintai. (Red)

Tags: Banjir BandarlampungBank BRIBRI Peduli
Previous Post

Kegagalan PJ Gubernur Lampung: Cermin Buram Kepemimpinan yang Sarat Problem

Next Post

Peduli Korban Banjir, INTI Lampung Salurkan Ratusan Karung Beras Ke Warga Kelurahan Pulo Air dan Pesawahan

Redaksi

Redaksi

Redaksi www.jelajah.co

BERITA POPULER

Parkiran Apartemen Tokyo PIK 2 Terendam Banjir, Klaim ‘Anti Banjir’ Jebol Bikin Saham PANI Anjlok Hampir 6 Persen

13 Januari 2026

Serukan Penolakan BUP Luar, Warga Adat Kalahien Gelar Aksi di Jembatan Barito: “Kami Siap Melawan”

19 Januari 2026

Dinda Ghania Selebritas Cantik Putri Senator Senior Punya Segudang Prestasi

30 November 2025

Hampir Setahun Memimpin, Aktivis Nilai Kinerja Bupati Lampung Utara Jauh dari Janji Kampanye

12 Januari 2026

‎Lebih dari 980 Eks Karyawan KB Bank Protes Hak PHK yang Belum Tuntas ‎ ‎

24 Desember 2025

Bersinergi dengan Honda, Karang Taruna Way Urang Gelar Servis Motor Gratis

2 Februari 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.