• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy
Jumat, 7 Agustus 2026
Kirimi Artikel Yukk  
www.jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
No Result
View All Result
Jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
Home Nusantara Lampung

DLH Lampung Selatan Sudah Turun Lapangan, Solusi Atasi Keluhan Warga Belum Juga Kelihatan

Redaksi by Redaksi
6 Agustus 2026
in Lampung
A A
Oplus_16908288

Oplus_16908288

Share on FacebookShare on Twitter

LAMPUNG SELATAN, Jelajah.co – Tim Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lampung Selatan akhirnya turun langsung ke lokasi pabrik karpet telur CV Alam Prima Terpadu di Desa Hajimena, Kecamatan Natar, Kamis (6/8/2026), menyusul pengaduan yang sebelumnya disampaikan warga Perumahan Hajimena Garden.

Dalam kunjungan tersebut, petugas DLH menemui warga untuk mendengarkan langsung keluhan yang selama ini disampaikan terkait bau yang diduga berasal dari aktivitas pabrik.

Warga yang hadir dalam pertemuan itu menjelaskan bahwa bau menyengat masih kerap tercium, terutama pada pagi hari, sehingga mencemari udara dan mengganggu aktivitas sehari-hari masyarakat yang tinggal di sekitar pabrik.

BACA JUGA

BGN Copot 26 Kepala SPPG di Lampung, Tata Kelola Program MBG Jadi Sorotan

6 Agustus 2026

FOKAL Desak Kejati Usut Dugaan Skandal Aset Tanah 3 Hektare di Way Hui

5 Agustus 2026

“Kami menyampaikan apa yang kami rasakan selama ini. Bau itu memang masih ada dan sangat mengganggu. Kami berharap setelah DLH turun, ada solusi nyata agar persoalan ini segera selesai,” ujar Indra, perwakilan warga Hajimena Garden.

Selain mendengarkan keterangan warga, tim DLH juga melakukan peninjauan ke area pabrik sebagai bagian dari tindak lanjut atas laporan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Rudi Perwakilan Tim dari yang melakukan Sidak menyampaikan bahwa pabrik tersebut pernah mendapatkan teguran dan sempat tidak beroperasi selama sekitar tiga bulan.

Namun, pernyataan tersebut langsung mendapat bantahan dari warga. Menurut mereka, aktivitas pabrik tetap berlangsung sejak awal tahun 2026.

“Pabrik tidak pernah tutup apalagi sampai tiga bulan. Aktivitasnya mulai dari Januari sampai tetap berjalan seperti biasa,” kata salah seorang warga.

Pantauan Jelajah.co di lingkungan Perumahan Hajimena Garden pada pagi hari juga menunjukkan warga memantau kualitas udara melalui aplikasi pada telepon genggam. Saat pemantauan dilakukan, aplikasi menampilkan indeks kualitas udara berkisar 129 hingga 136 dengan kategori “Unhealthy for Sensitive Groups”.

Hingga pemeriksaan lapangan selesai, belum ada keputusan ataupun langkah penanganan yang disampaikan kepada warga. Masyarakat berharap hasil pemeriksaan DLH tidak berhenti pada proses peninjauan semata, tetapi ditindaklanjuti dengan langkah konkret sesuai kewenangan instansi terkait.

Sebelumnya, warga Hajimena Garden telah melayangkan surat pengaduan kepada pihak perusahaan, menyampaikan laporan resmi ke DLH Kabupaten Lampung Selatan, serta meminta pemerintah segera mengambil tindakan terhadap persoalan bau yang mereka keluhkan.

Jelajah.co akan terus mengawal perkembangan penanganan kasus ini dan memberikan ruang bagi seluruh pihak, termasuk DLH Kabupaten Lampung Selatan maupun pihak perusahaan, untuk menyampaikan penjelasan resmi terkait hasil pemeriksaan dan langkah lanjutan yang akan diambil. (Red)

Previous Post

PLN Lakukan Pemadaman Terbatas Sehari Usai Tenggat Komitmen, Warga Barsel Pertanyakan Kepastian Layanan

Next Post

Wapres Gibran Tinjau Lokasi Bencana di Aceh, Pemerintah Aceh Tegaskan Bantuan Rp2,5 Triliun dari Kementan Berupa Program, Bukan Dana Tunai

Redaksi

Redaksi

Redaksi www.jelajah.co

BERITA POPULER

Tikam Sepupu Saat Ritual Adat Wara, Pria di Barsel Diamankan Polisi

12 Juli 2026

HUT ke-67, Pemkab Barsel Fokus pada Kegiatan Sederhana

13 Juli 2026

Kodim 1012/Buntok Amankan Dua Terduga Pelaku Pencurian Aset PT AC, Satu Paket Diduga Sabu Turut Disita

14 Juli 2026

Ketua LPLHN Kalimantan Tengah Nanang Suhaimi Meninggal Dunia

18 Juli 2026

7 Bulan Hak Belum Dibayar, Eks Karyawan Tahan Unit Hauling Batubara di Barito Selatan

20 Juli 2026

Warga Keluhkan Jalan Rusak Parah di Tabak Kanilan, Diduga Akibat Truk Sawit Bertonase Tinggi

30 Juli 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.