• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy
Minggu, 22 Maret 2026
Kirimi Artikel Yukk  
www.jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
No Result
View All Result
Jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
Home Nusantara Lampung

DPR RI dan Kementerian ATR/BPN Sepakati Ukur Ulang Lahan PT SGC, Tiga LSM Lampung Apresiasi Langkah Tegas

Redaksi by Redaksi
9 Juli 2025
in Lampung
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Bandar Lampung, Jelajah.co – Dugaan pencaplokan lahan di luar izin Hak Guna Usaha (HGU) oleh PT Sugar Group Companies (SGC) dan anak-anak perusahaannya akhirnya ditindaklanjuti serius oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI).

Langkah itu ditandai dengan digelarnya Rapat Kerja (Raker) antara Komisi II DPR RI bersama Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) di Gedung DPR RI, Rabu (09/07/2025), yang menghasilkan keputusan untuk melakukan ukur ulang lahan PT SGC.

Wakil Ketua DPR RI, Dede Yusuf Macan Effendi, dalam rapat tersebut menegaskan pentingnya pengukuran ulang sebagai langkah awal sebelum mengambil tindakan lanjutan terhadap PT SGC.

BACA JUGA

UIN Raden Intan Dirikan Posko Ramah Pemudik di Masjid Raya Airan

19 Maret 2026

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, Triga Lampung Sebut Teror Demokrasi

18 Maret 2026

Senada dengan itu, anggota DPR RI asal Lampung, Zulkifli Anwar, menyatakan komitmennya untuk terus memperjuangkan keadilan agraria di Provinsi Lampung.

“Biaya ukur ulang lahan PT SGC dapat ditanggung oleh Kementerian ATR/BPN, karena ini menyangkut kepentingan masyarakat banyak di Provinsi Lampung,” ujar Zulkifli Anwar dalam rapat tersebut.

Langkah ini disambut baik oleh Aliansi Tiga Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) asal Lampung, yaitu Komunitas Aksi Rakyat (AKAR), Koalisi Rakyat Madani (Keramat), dan Pergerakan Masyarakat Analisis Kebijakan (Pematank), yang sejak awal mengawal isu dugaan pelanggaran HGU oleh PT SGC.

“Apresiasi kami sampaikan kepada DPR RI, khususnya Komisi II, yang mendengar dan menindaklanjuti aspirasi rakyat terkait dugaan pelanggaran HGU PT SGC,” ujar Indra Musta’in, Ketua AKAR Lampung, saat ditemui di kantornya, Rabu (09/07/2025).

Lebih lanjut, Komisi II DPR RI dijadwalkan akan kembali menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) pada 15 Juli 2025. RDPU ini akan melibatkan Tiga LSM, Kementerian ATR/BPN, Pemerintah Provinsi Lampung, dan PT SGC untuk menentukan langkah tegas dalam menyikapi persoalan ini.

Romli, Ketua LSM Pematank, menegaskan bahwa proses ukur ulang harus dilakukan secara independen dan terbuka.

“Jika ukur ulang jadi dilakukan, maka harus dilaksanakan oleh tim independen agar sesuai dengan HGU asli yang ditetapkan pemerintah. Kami dari tiga lembaga siap mengawal langsung proses pengukuran itu,” tegasnya.

Sebelumnya, pada 2 Juli 2025, DPR RI bersama Kementerian ATR/BPN, Pemerintah Provinsi Lampung, dan ketiga LSM tersebut telah menggelar RDPU awal yang sepakat untuk mendalami dugaan pelanggaran oleh PT SGC dan menindaklanjutinya secara serius.

Langkah ukur ulang ini diharapkan dapat menjadi pintu masuk bagi pembenahan tata kelola lahan di Lampung dan memberikan kepastian hukum kepada masyarakat, khususnya yang terdampak langsung oleh perluasan lahan korporasi secara tidak sah. (Red)

Previous Post

LBH Ansor Lampung Resmi Laporkan KIM ke Kemenaker RI

Next Post

Satpol PP Lampung Selatan Diduga Manipulasi Anggaran, LSM GASAK Desak Kejati Bertindak

Redaksi

Redaksi

Redaksi www.jelajah.co

BERITA POPULER

Berkah Ramadan, HKSL Lampung Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Santunan dan Buka Puasa Bersama

8 Maret 2026

ALAK Soroti Dugaan Manipulasi Anggaran dan Mark Up Pengadaan di Puskesmas Pringsewu

6 Maret 2026

Mengenal Fathan Subchi, Dari Anggota DPR RI Hingga BPK RI

24 Februari 2025

Lebaran: Antara Iklan Sirup dan Realita yang ‘Pixelated’

13 Maret 2026

Dinda Ghania Selebritas Cantik Putri Senator Senior Punya Segudang Prestasi

30 November 2025

Parkiran Apartemen Tokyo PIK 2 Terendam Banjir, Klaim ‘Anti Banjir’ Jebol Bikin Saham PANI Anjlok Hampir 6 Persen

13 Januari 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.