• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy
Kamis, 5 Februari 2026
Kirimi Artikel Yukk  
www.jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
No Result
View All Result
Jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
Home Nusantara Lampung

Dua SMA di Ulu Belu Diduga jadi Lumbung Praktik KKN: Dana Komite dan BOS Disoal

Redaksi by Redaksi
2 Mei 2025
in Lampung, Pendidikan
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Tanggamus, Jelajah.co – Dugaan praktik Kolusi, Korupsi, dan Nepotisme (KKN) serta pungutan liar (pungli) dalam pengelolaan dana pendidikan mengemuka di Kecamatan Ulu Belu, Kabupaten Tanggamus. Dua sekolah negeri di wilayah tersebut, yakni SMA Negeri 1 Ulu Belu dan SMA Negeri 2 Ulu Belu, dituding terlibat dalam penyalahgunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) serta melakukan penarikan dana komite yang tidak sah sejak Tahun Anggaran 2023 hingga 2025.

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Serikat Masyarakat Lampung Anti Korupsi (Simulasi) mengungkapkan telah mengantongi berbagai dokumen dan laporan dari wali murid serta sumber internal sekolah yang memperkuat dugaan adanya penyimpangan anggaran dan pungutan liar di kedua sekolah tersebut.

Ketua Simulasi, Agung Irawan, menyatakan bahwa dana komite, yang seharusnya digunakan untuk mendukung kebutuhan pendidikan, malah disalahgunakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Ia menilai bahwa pola pungutan liar yang dibungkus dalam bentuk sumbangan komite serta pengelolaan dana BOS yang tertutup dan tidak transparan semakin memperburuk situasi ini.

BACA JUGA

Tokoh Pemuda Dukung Mitigasi Konflik Gajah di Way Kambas

5 Februari 2026

Dakwaan Rp258 Miliar Digugat Hakim, Jaksa PT LEB Dinilai Tak Terukur

4 Februari 2026

“Kami mendesak Kejaksaan Negeri Tanggamus, Tim Saber Pungli Polres Tanggamus, Kejaksaan Tinggi Lampung, serta Dinas Pendidikan Provinsi Lampung untuk segera mengambil langkah hukum. Seluruh dokumen dan berkas harus disita, dilakukan audit, investigasi lapangan, hingga penyidikan terhadap praktik yang diduga melanggar hukum di SMAN 1 dan SMAN 2 Ulu Belu,” ujar Agung dalam wawancaranya dengan Jelajah.Co.

Selain itu, Agung meminta Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung untuk segera mencopot Kepala Sekolah SMAN 1 dan SMAN 2 Ulu Belu yang dianggap tidak cakap dalam mengelola keuangan negara. Ia menilai bahwa kepemimpinan yang lemah telah mencederai semangat Nawacita Pemerintah Pusat yang menekankan pendidikan gratis, adil, dan transparan.

“Jika Kepala Sekolah tak mampu menjalankan amanah, lebih baik diganti. Komite sekolah juga harus dibenahi agar kembali pada fungsinya yang benar, bukan menjadi alat pungli. Masyarakat sudah cukup terbebani,” tambah Agung.

Agung juga menegaskan agar hasil evaluasi kinerja kedua kepala sekolah diumumkan secara terbuka sebagai bentuk transparansi. Ia mengajak media, LSM, dan NGO untuk terus mengawal kasus ini hingga tuntas dan memastikan bahwa dana negara yang digunakan dalam kegiatan pendidikan tidak diselewengkan.

“Pendidikan bukan ladang bancakan. Ini soal masa depan anak-anak kita. Kami tidak akan diam,” tegasnya.

Hingga berita ini dipublikasikan, pihak SMAN 1 dan SMAN 2 Ulu Belu serta Dinas Pendidikan Provinsi Lampung belum memberikan pernyataan resmi terkait tuduhan ini. (*/Red)

Previous Post

Putra Way Kanan Bangun Desa Wisata di Kampung Bukit Gemuruh

Next Post

LBH Ansor Minta Polisi Selidiki Dugaan Keterlibatan Pegawai dalam Kasus Love Scamming di Rutan Kotabumi

Redaksi

Redaksi

Redaksi www.jelajah.co

BERITA POPULER

Parkiran Apartemen Tokyo PIK 2 Terendam Banjir, Klaim ‘Anti Banjir’ Jebol Bikin Saham PANI Anjlok Hampir 6 Persen

13 Januari 2026

Serukan Penolakan BUP Luar, Warga Adat Kalahien Gelar Aksi di Jembatan Barito: “Kami Siap Melawan”

19 Januari 2026

Dinda Ghania Selebritas Cantik Putri Senator Senior Punya Segudang Prestasi

30 November 2025

Hampir Setahun Memimpin, Aktivis Nilai Kinerja Bupati Lampung Utara Jauh dari Janji Kampanye

12 Januari 2026

‎Lebih dari 980 Eks Karyawan KB Bank Protes Hak PHK yang Belum Tuntas ‎ ‎

24 Desember 2025

Bersinergi dengan Honda, Karang Taruna Way Urang Gelar Servis Motor Gratis

2 Februari 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.