• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy
Rabu, 10 Desember 2025
Kirimi Artikel Yukk  
www.jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
No Result
View All Result
Jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
Home Nusantara Lampung

Indonesia Usung Lima Inisiatif Diplomasi Keagamaan di Forum BRICS

Redaksi by Redaksi
9 September 2025
in Lampung, Pendidikan
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Bandar Lampung, Jelajah.co — Indonesia menegaskan komitmennya dalam diplomasi keagamaan di kancah internasional melalui lima inisiatif strategis yang diperkenalkan Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Prof. Kamaruddin Amin, pada Pertemuan Pemimpin Agama Komunitas Muslim negara-negara BRICS di Rio de Janeiro, Brasil, Kamis (4/9/2025). Kehadiran Indonesia sebagai anggota baru BRICS menegaskan peran negara dalam memperkuat kerja sama moral dan spiritual lintas bangsa.

Forum yang diikuti perwakilan dari Brasil, Rusia, India, Tiongkok, Afrika Selatan, Mesir, Ethiopia, Iran, Uni Emirat Arab, dan Indonesia itu menghasilkan pernyataan bersama menekankan nilai spiritual dan moral Islam, seperti saling menghormati, persaudaraan, dan kerja sama untuk kesejahteraan generasi mendatang.

Dalam paparannya, Kamaruddin menekankan pengalaman Indonesia menjaga persatuan di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya. “Indonesia mampu menjaga keberagamannya dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Pemerintah menekankan praktik beragama yang moderat dan toleran,” ujarnya Selasa (09/09/2025)

BACA JUGA

Granat Kukuhkan 30 Penyuluh Remaja Sebaya di Bandar Lampung

10 Desember 2025

UIN RIL Terima Penghargaan dari Kemenag RI sebagai PPID PTKN Berkinerja Terbaik

9 Desember 2025

Berdasarkan pengalaman tersebut, Indonesia mengusung lima inisiatif strategis di BRICS:

Pusat Pengetahuan Islam BRICS, platform daring untuk berbagi hasil penelitian lintas negara.

Program Pertukaran Ulama Muda, beasiswa satu tahun bagi sarjana atau ulama muda di negara anggota BRICS.

Kemitraan Zakat dan Wakaf BRICS, integrasi zakat, wakaf, dan CSR untuk mengoptimalkan filantropi.

Ekoteologi, Ketahanan Pangan, dan Halal, riset kolaboratif mengenai lahan kritis, konservasi air, dan pertanian halal berkelanjutan.

Festival Budaya Jalur Sutra Spiritual, menampilkan seni Islam, kuliner halal, dan warisan budaya untuk memperkuat diplomasi budaya.

Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof. H. Wan Jamaluddin Z, M.Ag., Ph.D., menyambut baik inisiatif tersebut. Menurutnya, langkah ini menunjukkan kontribusi nyata Muslim Indonesia di kancah internasional serta membuka ruang kolaborasi akademik dan riset.

“Inisiatif ekoteologi sejalan dengan identitas UIN RIL sebagai kampus hijau. Diplomasi keagamaan Indonesia memberi ruang bagi pertukaran ilmu, riset kolaboratif, dan kontribusi akademik global,” ujar Prof. Wan Jamaluddin.

Ia menambahkan, peluang keterlibatan perguruan tinggi Islam dalam pusat pengetahuan Islam, pertukaran ulama muda, hingga riset ketahanan pangan halal, akan memperkuat kontribusi akademik sekaligus membangun persaudaraan lintas bangsa.

“Harapannya, diplomasi keagamaan Indonesia tidak hanya memperkuat persaudaraan, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi masa depan bumi dan kemanusiaan,” pungkasnya. (Red)

Previous Post

UIN Raden Intan Lampung Siap Terapkan Kurikulum Berbasis Cinta

Next Post

Pemkab Barito Utara Gerak Cepat Kendalikan Harga Beras, Gelar Pasar Murah di Muara Teweh

Redaksi

Redaksi

Redaksi www.jelajah.co

BERITA POPULER

Warga Komplek Puri Asih Sejahtera Tolak Sengketa Lahan, PN Bekasi Lakukan Peninjauan Setempat

2 Desember 2025

FORMALIS Lampung Gelar Aksi Besar Terkait Dugaan Mafia BBM Subsidi di Tanggamus

30 November 2025

Warga Dusun 1 Way Huwi Kompak Lanjutkan Pengecoran Jalan

16 November 2025

BSP 2025: Solidaritas untuk Palestina Mengalir dari Sungai Mahakam Kalimantan Timur

25 November 2025

ALAK Serukan Penyidikan Dugaan KKN di Dinsos dan DLH Lampung, Kejati Diminta Bertindak

27 November 2025

Sekdaprov Lampung Raih Penghargaan Vision Terbaik pada ASKOMPSI Digital Leadership Government Award 2025

20 November 2025
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.