• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy
Minggu, 6 September 2026
Kirimi Artikel Yukk  
www.jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
No Result
View All Result
Jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
Home Nusantara Lampung

Indonesia Usung Lima Inisiatif Diplomasi Keagamaan di Forum BRICS

Redaksi by Redaksi
9 September 2025
in Lampung, Pendidikan
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Bandar Lampung, Jelajah.co — Indonesia menegaskan komitmennya dalam diplomasi keagamaan di kancah internasional melalui lima inisiatif strategis yang diperkenalkan Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Prof. Kamaruddin Amin, pada Pertemuan Pemimpin Agama Komunitas Muslim negara-negara BRICS di Rio de Janeiro, Brasil, Kamis (4/9/2025). Kehadiran Indonesia sebagai anggota baru BRICS menegaskan peran negara dalam memperkuat kerja sama moral dan spiritual lintas bangsa.

Forum yang diikuti perwakilan dari Brasil, Rusia, India, Tiongkok, Afrika Selatan, Mesir, Ethiopia, Iran, Uni Emirat Arab, dan Indonesia itu menghasilkan pernyataan bersama menekankan nilai spiritual dan moral Islam, seperti saling menghormati, persaudaraan, dan kerja sama untuk kesejahteraan generasi mendatang.

Dalam paparannya, Kamaruddin menekankan pengalaman Indonesia menjaga persatuan di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya. “Indonesia mampu menjaga keberagamannya dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Pemerintah menekankan praktik beragama yang moderat dan toleran,” ujarnya Selasa (09/09/2025)

BACA JUGA

Kontraekspektasi Jabatan di Lampung: Ketika Kinerja Berhadapan dengan Proses yang Tak Sehat

5 September 2026
Oplus_16908288

Makmun Serbaguna Sebut “Wartawan Tai Kucing”, Sekretaris AWPI Lampung: Ini Bukan Kritik, Ini Merendahkan Profesi

5 September 2026

Berdasarkan pengalaman tersebut, Indonesia mengusung lima inisiatif strategis di BRICS:

Pusat Pengetahuan Islam BRICS, platform daring untuk berbagi hasil penelitian lintas negara.

Program Pertukaran Ulama Muda, beasiswa satu tahun bagi sarjana atau ulama muda di negara anggota BRICS.

Kemitraan Zakat dan Wakaf BRICS, integrasi zakat, wakaf, dan CSR untuk mengoptimalkan filantropi.

Ekoteologi, Ketahanan Pangan, dan Halal, riset kolaboratif mengenai lahan kritis, konservasi air, dan pertanian halal berkelanjutan.

Festival Budaya Jalur Sutra Spiritual, menampilkan seni Islam, kuliner halal, dan warisan budaya untuk memperkuat diplomasi budaya.

Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof. H. Wan Jamaluddin Z, M.Ag., Ph.D., menyambut baik inisiatif tersebut. Menurutnya, langkah ini menunjukkan kontribusi nyata Muslim Indonesia di kancah internasional serta membuka ruang kolaborasi akademik dan riset.

“Inisiatif ekoteologi sejalan dengan identitas UIN RIL sebagai kampus hijau. Diplomasi keagamaan Indonesia memberi ruang bagi pertukaran ilmu, riset kolaboratif, dan kontribusi akademik global,” ujar Prof. Wan Jamaluddin.

Ia menambahkan, peluang keterlibatan perguruan tinggi Islam dalam pusat pengetahuan Islam, pertukaran ulama muda, hingga riset ketahanan pangan halal, akan memperkuat kontribusi akademik sekaligus membangun persaudaraan lintas bangsa.

“Harapannya, diplomasi keagamaan Indonesia tidak hanya memperkuat persaudaraan, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi masa depan bumi dan kemanusiaan,” pungkasnya. (Red)

Previous Post

UIN Raden Intan Lampung Siap Terapkan Kurikulum Berbasis Cinta

Next Post

Pemkab Barito Utara Gerak Cepat Kendalikan Harga Beras, Gelar Pasar Murah di Muara Teweh

Redaksi

Redaksi

Redaksi www.jelajah.co

BERITA POPULER

Warga Muara Malungai Kibarkan Bendera Merah Putih Setengah Tiang, Sampaikan Protes Kondisi Jalan Rusak; PUPR Barsel Turunkan Alat Berat

8 Agustus 2026

Pemkab Barsel Pastikan Gaji PPPK Tetap Aman Ditengah Efisiensi

11 Agustus 2026

213 Pejabat Pemkab Barsel Dilantik, 111 Promosi dan 55 Mutasi

12 Agustus 2026

Haru! Nenek 91 Tahun Hadiri Upacara 17 Agustus 2026, Didampingi Bupati dan Wakil Bupati Barsel

17 Agustus 2026

Polemik Tambang Emas Way Kanan, Andi Surya Siap Fasilitasi Tambang Rakyat Dilegalkan: WPR Jadi Kunci

18 Agustus 2026

Wabup Barsel Resmikan Resort GKE Kamatang Pamelum Buntok

29 Agustus 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.