• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy
Jumat, 6 November 2026
Kirimi Artikel Yukk  
www.jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
No Result
View All Result
Jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
Home Nusantara Lampung

Komisi IV DPRD Bandar Lampung Dukung BOSDA, Usulkan Nilainya Naik Jadi Rp500 Ribu per Siswa

Redaksi by Redaksi
2 Juni 2026
in Lampung
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Bandar Lampung, Jelajah.co – Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Bandar Lampung yang mengalokasikan anggaran Program Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) sebesar sekitar Rp9,625 miliar dalam APBD Tahun 2026 untuk siswa SMP Negeri.

Program tersebut disiapkan sebagai upaya membantu kebutuhan operasional pendidikan sekaligus mendukung kebijakan penghapusan pungutan komite sekolah di tingkat SMP Negeri.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung, Asroni Paslah, mengatakan BOSDA merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan meringankan beban masyarakat.

BACA JUGA

Oplus_131072

Demo Kedua ALAMBAKA di Kanwil Kemenag Lampung, Kakanwil Janji Bersihkan Jajaran dan Laporkan Oknum ke APH

5 November 2026
Oplus_19005440

ALAMBAKA Kepung Pemkot Bandar Lampung, Bongkar Persoalan Tata Kelola Anggaran, Pejabat Pemkot Bungkam

5 November 2026

“Pada prinsipnya kami mendukung penuh hadirnya BOSDA. Ini adalah bentuk komitmen pemerintah daerah untuk membantu sekolah dan meringankan beban masyarakat. Apalagi anggarannya sudah disiapkan dalam APBD 2026,” ujar Asroni.

Meski demikian, Komisi IV menilai besaran BOSDA yang direncanakan sebesar Rp300 ribu per siswa per tahun masih perlu dievaluasi apabila tujuan utamanya untuk menghapus atau mengurangi secara signifikan iuran komite sekolah.

Menurut Asroni, sekolah masih memiliki berbagai kebutuhan operasional yang belum sepenuhnya dapat dipenuhi melalui Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari pemerintah pusat.

“Kalau memang tujuannya untuk menghapus uang komite SMP Negeri, dengan besaran Rp300 ribu per siswa per tahun menurut kami masih kurang. Sebab faktanya, apabila sekolah hanya mengandalkan Dana BOS pusat, kebutuhan untuk memenuhi standar pelayanan minimum pendidikan belum sepenuhnya dapat terpenuhi,” katanya.

Ia menjelaskan, sekolah tidak hanya membutuhkan biaya untuk kegiatan belajar mengajar, tetapi juga untuk pengembangan mutu pendidikan, kegiatan siswa, pemeliharaan sarana dan prasarana, literasi, digitalisasi sekolah, hingga pembinaan prestasi peserta didik.

Karena itu, Komisi IV berharap Pemerintah Kota Bandar Lampung dapat melakukan evaluasi dan penghitungan kebutuhan riil biaya operasional pendidikan per siswa agar kebijakan penghapusan uang komite tidak berdampak pada kualitas layanan pendidikan.

“Kami berharap ke depan pemerintah daerah dapat mempertimbangkan peningkatan BOSDA menjadi minimal Rp500 ribu per siswa per tahun. Angka tersebut menurut kami lebih realistis sebagai langkah awal untuk membantu sekolah memenuhi kebutuhan operasional sekaligus menjaga kualitas layanan pendidikan,” ujarnya.

Asroni menegaskan, tujuan utama kebijakan pendidikan bukan hanya menghilangkan pungutan, tetapi juga memastikan seluruh peserta didik memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas dan memenuhi standar yang ditetapkan.

“Jangan sampai kita berhasil menghapus pungutan komite, tetapi sekolah kehilangan kemampuan untuk memberikan layanan pendidikan yang optimal. Yang harus kita wujudkan adalah pendidikan yang terjangkau sekaligus berkualitas,” tegasnya.

Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung menyatakan siap mendukung dan mengawal pelaksanaan program BOSDA agar berjalan tepat sasaran, transparan, dan mampu memberikan manfaat maksimal bagi sekolah maupun peserta didik.

(Red)

Previous Post

Pancasila Menghidupkan Pemuda

Next Post

Hari Lahir Pancasila, Asroni Paslah Ajak Warga Terapkan Nilai-Nilai Kebangsaan dalam Kehidupan Sehari-hari

Redaksi

Redaksi

Redaksi www.jelajah.co

BERITA POPULER

Tapis dan Piil Pesenggiri: Menjahit Masa Lalu untuk Masa Depan Lampung

11 Agustus 2025

Berkedok Wahana Anak, Gelper di Batam Diduga Jadi Arena Judi

13 Maret 2026

UIN RIL Nobatkan Duta Raden Intan 2026

2 Mei 2026

Mengenal Fathan Subchi, Dari Anggota DPR RI Hingga BPK RI

24 Februari 2025

Disdik Barito Selatan Luncurkan Link Aduan Pendidikan, Pengelolaan Dana BOS hingga PIP Jadi Sorotan

12 Oktober 2026

Satlantas Polres Murung Raya Bubarkan Aksi Balap Liar di Jalan 40 Hutan Pinus Puruk Cahu

1 Maret 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.