BARITO SELATAN, Jelajah.co – Ketua Lembaga Pencinta Lingkungan Hidup Nusantara (LPLHN) Kalimantan Tengah, Nanang Suhaimi atau yang akrab disapa Nanang Sendok, meninggal dunia pada Sabtu (18/7/2026) pukul 16.44 WIB.
Almarhum mengembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan akibat penyakit gagal ginjal dan serangan jantung. Sebelumnya, ia sempat menjalani perawatan selama sembilan hari di RSUD Jaraga Sasameh Buntok.
Jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka di Jalan Sepakat I, Kelurahan Kamper, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan.
Semasa hidupnya, Nanang Suhaimi dikenal sebagai aktivis lingkungan yang aktif memperjuangkan berbagai persoalan lingkungan hidup di Kalimantan Tengah, khususnya di Kabupaten Barito Selatan. Ia kerap menyuarakan isu-isu terkait kerusakan lingkungan, limbah perusahaan, sengketa lahan, perizinan usaha pertambangan (IUP), hak guna usaha (HGU), hingga persoalan tata batas perusahaan.
Selain aktif di organisasi lingkungan, almarhum juga dikenal dekat dengan kalangan jurnalis dan sering memberikan informasi maupun pandangan terkait berbagai persoalan yang menyangkut kepentingan masyarakat.
Ucapan belasungkawa turut disampaikan anggota LPLHN Kalimantan Tengah, Abeh Intano. Menurutnya, almarhum merupakan sosok yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian lingkungan dan berani menyuarakan aspirasi masyarakat.
“Sejak bergabung di LPLHN pada 2016, saya banyak belajar dari almarhum tentang pentingnya menjaga lingkungan dan hutan. Beliau selalu mengingatkan bahwa hutan adalah bagian dari kehidupan masyarakat Dayak,” ujar Abeh.
Ia mengaku kehilangan sosok pemimpin yang dinilai berwibawa, memahami persoalan hukum, serta konsisten memperjuangkan kepentingan masyarakat.
Atas nama pribadi dan keluarga besar LPLHN Kalimantan Tengah, Abeh menyampaikan doa agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta segala pengabdian dan jasa-jasanya menjadi amal kebaikan yang dikenang. (Abeh)








