• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy
Minggu, 23 Agustus 2026
Kirimi Artikel Yukk  
www.jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
No Result
View All Result
Jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
Home Nusantara Jakarta

Memadukan Sejarah, UMKM, dan Lingkungan, Festival Batu Penggilingan IV Resmi Digelar

Redaksi by Redaksi
22 Agustus 2026
in Jakarta
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Jelajah.co – Kawasan Cagar Budaya Batu Penggilingan di Jalan Kali Buaran, Cakung, Jakarta Timur, kembali menjadi pusat perhatian masyarakat. Festival Batu Penggilingan IV resmi digelar selama dua hari, 22–23 Agustus 2026. Acara tahunan ini sukses menggabungkan misi pelestarian sejarah, penguatan budaya Betawi, pemberdayaan UMKM, hingga kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Penyelenggaraan festival ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, S.Sos., M.Si., bersama jajaran Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur.

Sejumlah tokoh legislatif juga tampak hadir di lokasi. Di antaranya adalah Anggota DPR RI Komisi IX Surya Utama (Uya Kuya), Anggota DPRD DKI Jakarta Komisi B Fraksi PAN Syahroni, SE, Anggota DPRD DKI Jakarta Komisi E Fraksi PAN Astrid Khairunisha (Astrid Kuya), serta Anggota DPRD DKI Jakarta Komisi C Fraksi PAN Ismail Ali.

BACA JUGA

Meriahkan HUT RI ke-81, 10 Ribu Warga Padati Pesta Rakyat “Jamuan Rakyat” di Cakung

19 Agustus 2026

PRANTARA Indonesia Galang Bantuan untuk Korban Bencana di NTB dan NTT

15 Agustus 2026

Sejak awal kedatangan, para tamu kehormatan mood disambut hangat dengan tradisi Palang Pintu. Prosesi khas Betawi ini menjadi simbol penghormatan sekaligus komitmen nyata dalam menjaga identitas budaya masyarakat Jakarta.

Tidak hanya menyajikan pertunjukan seni budaya, festival ini juga menjadi berkah bagi perekonomian lokal melalui kehadiran bazar yang melibatkan sekitar 30 pelaku UMKM. Selain itu, masyarakat yang hadir mendapatkan kemudahan akses layanan publik berupa pembuatan Kartu TransJakarta secara gratis di lokasi acara.

Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, menegaskan pentingnya konsistensi penyelenggaraan festival ini bagi kawasan Cakung dan sekitarnya.

“Keberadaan festival menjadi penting karena tidak hanya memperkenalkan sejarah dan budaya, tetapi juga dapat menjadi instrumen untuk mendorong perubahan kawasan dan perekonomian masyarakat,” ujar Munjirin di lokasi acara.

Munjirin menambahkan bahwa kawasan Penggilingan saat ini telah mengalami kemajuan pesat dibandingkan kondisi puluhan tahun silam, meski ia mengakui masih ada beberapa sektor yang perlu terus dibenahi.

Senada dengan Wali Kota, Anggota DPR RI Komisi IX, Surya Utama alias Uya Kuya, turut mengapresiasi perkembangan wilayah tersebut. Menurutnya, perubahan kawasan Penggilingan sudah sangat signifikan jika dibandingkan dengan kondisi 10 hingga 12 tahun yang lalu.

Anggota DPRD DKI Jakarta Komisi B Fraksi PAN, Syahroni, SE, menjelaskan bahwa konsep Festival Batu Penggilingan sengaja dirancang berbeda dan berinovasi setiap tahun agar dampaknya lebih luas bagi masyarakat. Tahun ini, panitia menggelar lomba penataan lingkungan di sepanjang Kali Buaran, lomba pemilahan sampah tingkat RT di RW 07, serta lomba baris-berbaris yang diikuti oleh 20 perwakilan PPSU kelurahan se-Jakarta Timur.

“Lomba baris-berbaris ini ditujukan untuk meningkatkan disiplin dan kekompakan petugas PPSU dalam menjalankan tugas sehari-hari. Jadi ini bukan sekadar perlombaan biasa,” tutur Syahroni.

Lebih lanjut, Syahroni menyoroti dampak positif perputaran ekonomi bagi puluhan pelaku UMKM yang terlibat. Ia berharap ruang pemberdayaan ini bisa terus diperluas ke depan.

“Kami berharap pelaku usaha lokal di sini nantinya bisa masuk dan terlibat dalam rantai pasok program Makan Bergizi Gratis,” tambahnya.

Ketua Panitia Festival Batu Penggilingan IV, Ustaz Muhammad Sehu, M.Pd., menegaskan bahwa esensi utama dari acara ini adalah merawat ingatan kolektif masyarakat terhadap situs sejarah di tempat tinggal mereka.

“Tujuan Festival Batu Penggilingan dari pertama sampai sekarang sebetulnya sama, yaitu melestarikan budaya dan memperkenalkan kepada masyarakat apa itu Batu Penggilingan,” kata Muhammad Sehu.

Ia memaparkan, Batu Penggilingan merupakan saksi bisu sejarah industri pengolahan tebu dan produksi gula di masa lalu. Edukasi ini dinilai krusial agar nilai sejarah tersebut tidak lekang oleh waktu.

“Jadi adik-adik kita terus selanjutnya bisa memahami bahwa Batu Penggilingan itu bukan sekadar nama, tetapi memiliki sejarah besar,” pungkasnya.

Melalui kemeriahan dan tingginya antusiasme warga yang hadir sejak pagi hari, pihak penyelenggara optimistis Festival Batu Penggilingan akan terus berlanjut di tahun-tahun mendatang. Event ini diharapkan menjadi agenda budaya tahunan yang memperkuat identitas dan karakter khas kawasan Penggilingan, Jakarta Timur. (Andy.S).

Previous Post

Masyarakat Adat dan Nahdliyin Lampung Gelar Doa Bersama untuk Muktamar NU ke-35

Next Post

Wabup Barsel Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kalahien, Api Berhasil Dikendalikan

Redaksi

Redaksi

Redaksi www.jelajah.co

BERITA POPULER

Warga Muara Malungai Kibarkan Bendera Merah Putih Setengah Tiang, Sampaikan Protes Kondisi Jalan Rusak; PUPR Barsel Turunkan Alat Berat

8 Agustus 2026

Pemkab Barsel Pastikan Gaji PPPK Tetap Aman Ditengah Efisiensi

11 Agustus 2026

213 Pejabat Pemkab Barsel Dilantik, 111 Promosi dan 55 Mutasi

12 Agustus 2026

Haru! Nenek 91 Tahun Hadiri Upacara 17 Agustus 2026, Didampingi Bupati dan Wakil Bupati Barsel

17 Agustus 2026

Polemik Tambang Emas Way Kanan, Andi Surya Siap Fasilitasi Tambang Rakyat Dilegalkan: WPR Jadi Kunci

18 Agustus 2026

Warga Keluhkan Jalan Rusak Parah di Tabak Kanilan, Diduga Akibat Truk Sawit Bertonase Tinggi

30 Juli 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.