• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy
Kamis, 16 April 2026
Kirimi Artikel Yukk  
www.jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
No Result
View All Result
Jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
Home Nusantara Lampung

Menag: UIN Harus Cetak Cendekiawan Muslim, Bukan Sekadar Ilmuwan

Redaksi by Redaksi
13 September 2025
in Lampung, Pendidikan
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Bandar Lampung, Jelajah.co – Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI) Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., menegaskan bahwa perguruan tinggi keagamaan Islam tidak hanya dituntut mencetak ilmuwan, melainkan harus melahirkan cendekiawan muslim.

Hal itu disampaikan Menag dalam kunjungan kerjanya ke Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL), Jumat (12/09/25).

Menurutnya, terdapat perbedaan mendasar antara ilmuwan, intelektual, dan cendekiawan. Ilmuwan hanya menguasai ilmu dan metodologi, intelektual mengamalkan ilmunya, sedangkan cendekiawan berada pada level tertinggi karena mampu menghadirkan resonansi sosial di tengah masyarakat.

BACA JUGA

Mie Pangsit Cha Cha, UMKM Pringsewu yang Tumbuh dari Resep Keluarga

15 April 2026

BRI Lampung Raih Penghargaan Lampung Post, Perkuat Peran di Sektor Agraria dan UMKM

15 April 2026

“Semua cendekiawan itu intelektual, tapi tidak semua intelektual itu cendekia. Semua intelektual itu ilmuwan, tapi tidak semua ilmuwan itu intelektual. Yang paling tinggi adalah cendekia. Nah, yang akan kita cetak di UIN ini bukan hanya ilmuwan, bukan hanya intelektual, tapi cendekiawan muslim,” tegas Menag, 12/09/25.

Ia juga menekankan mahasiswa UIN dituntut tidak hanya mengandalkan konsentrasi pikiran (concentration), tetapi juga kontemplasi batin (contemplation).

“Ada ilmu yang ditemukan dengan konsentrasi, ada yang dengan kontemplasi, dan ada yang membutuhkan keduanya. Konsentrasi itu iqra, sementara kontemplasi adalah bismirabbik. Integrasi keduanya akan melahirkan keilmuan yang utuh,” jelasnya.

Dalam arahannya, Menag menyinggung pentingnya Kurikulum Berbasis Cinta. Menurutnya, ilmu tanpa cinta akan kehilangan berkah.

“Tanpa cinta, tidak ada berkah. Banyak orang pintar tapi kurang ajar. Mengajar dengan rasa jauh lebih berkah daripada sekadar dengan rasio,” ujarnya.

Prof. Nasaruddin juga mengungkap harapannya agar UIN RIL mampu menjadi rumah peradaban seperti Baitul Hikmah pada masa kejayaan Islam.

“Saya ingin sekali Baitul Hikmah ada di Lampung ini. Jangan sampai UIN hanya melahirkan ahli ilmu tanpa arah, tapi harus melahirkan karya monumental dari integrasi logika, rasa, dan spiritualitas,” pesannya.

Menutup arahannya, Menag mengingatkan pentingnya sikap ikhlas dan pantang menyerah dalam menjalankan amanah akademik.

“Capek mengeluh itu aqidah yang cacat. Kita hidup untuk mengabdi sebagai hamba dan khalifah. Kalau masih mengeluh, jangan jadi hamba,” pungkasnya.

Dalam kunjungan kerja di UIN RIL, Menag juga meresmikan dua fakultas baru, yakni Fakultas Psikologi Islam dan Fakultas Sains dan Teknologi, serta meninjau maket kampus yang tengah mempersiapkan pendirian Fakultas Kedokteran. (Red)

Previous Post

Menag Resmikan Dua Fakultas Baru di UIN Raden Intan Lampung

Next Post

Dirga Al-Fatih Siap Mewakili Lampung dalam ajang FLS3N Tingkat Nasional

Redaksi

Redaksi

Redaksi www.jelajah.co

BERITA POPULER

Negara Restui Petani Way Kanan Jadi Tumbal

4 April 2026

Dinda Ghania Selebritas Cantik Putri Senator Senior Punya Segudang Prestasi

30 November 2025

Mengenal Fathan Subchi, Dari Anggota DPR RI Hingga BPK RI

24 Februari 2025

‎Lebih dari 980 Eks Karyawan KB Bank Protes Hak PHK yang Belum Tuntas ‎ ‎

24 Desember 2025

Parkiran Apartemen Tokyo PIK 2 Terendam Banjir, Klaim ‘Anti Banjir’ Jebol Bikin Saham PANI Anjlok Hampir 6 Persen

13 Januari 2026

SOKSI Kota Bekasi Deklarasi Dukungan Mutlak untuk Ranny Fahd Arafiq di Musda Golkar

11 April 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.