• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy
Rabu, 6 Mei 2026
Kirimi Artikel Yukk  
www.jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
No Result
View All Result
Jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
Home Nusantara Lampung

PMII Bandarlampung: Zulkifli Hasan Biang Kerok Anjloknya Harga Singkong di Lampung

Redaksi by Redaksi
8 Mei 2025
in Lampung, Pemerintahan
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Bandar Lampung, Jelajah.co — Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Bandar Lampung menuding Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, sebagai aktor utama di balik keterpurukan petani singkong di Provinsi Lampung.

Ketua PMII Bandar Lampung, Dapid Novian Mastur, menyebut Zulkifli Hasan telah mengabaikan jeritan petani dengan terus membiarkan impor singkong berjalan, meski Pemerintah Provinsi Lampung telah meminta secara resmi agar impor dihentikan sejak akhir Januari 2025.

“Zulhas adalah biang kerok dari kehancuran harga singkong di Lampung. Ia lebih membela kepentingan pengusaha dan importir daripada rakyatnya sendiri,” kata Dapid, Kamis (08/05/2025).

BACA JUGA

Ketua SMSI Pesisir Barat Kritik Pemda: Anggaran Media Minim, Belanja Perjalanan dan Jamuan Membengkak

5 Mei 2026

Komisi I DPRD Lamteng Soroti Dugaan Maladministrasi Plt Bupati dan Sekda

4 Mei 2026

Menurutnya, surat resmi dari Gubernur Lampung yang kala itu ditujukan kepada Zulkifli Hasan selaku Menteri Perdagangan, tak pernah ditanggapi. Alih-alih ditutup, keran impor tetap dibiarkan terbuka lebar hingga menekan harga singkong lokal ke titik terendah.

“Kalau dia memang benar putra daerah, seharusnya dia pasang badan untuk lindungi petani. Tapi kenyataannya, dia berpaling dan membiarkan petani mati pelan-pelan,” tegasnya.

PMII menilai kebijakan pemerintah pusat yang membuka ruang impor secara masif sebagai bentuk pengkhianatan terhadap konstituen di daerah. Saat petani menjerit, pabrik menolak membeli hasil panen, dan harga singkong hancur, Zulkifli Hasan dinilai memilih bungkam.

Dapid juga menyoroti upaya Gubernur Lampung yang dinilai sudah berusaha mengatasi krisis ini.

“Gubernur sudah mengeluarkan instruksi, tapi perusahaan tidak menggubris. Saat petani dan mahasiswa aksi besar-besaran bersama Cipayung Plus, Gubernur malah bilang tak punya kuasa karena semuanya kewenangan pemerintah pusat,” jelasnya.

Lebih jauh, ia mengkritisi kuatnya dominasi politik keluarga Zulkifli Hasan di Lampung yang dinilai tak memberikan dampak positif bagi rakyat.

“Zulhas bukan cuma berkuasa di pusat, keluarganya juga pegang banyak jabatan strategis di daerah. Tapi buat apa kalau petani tetap sengsara?” ujarnya.

PMII menegaskan akan menggelar aksi besar di kantor DPW PAN Lampung dalam waktu dekat sebagai bentuk perlawanan.

“Kalau Zulhas masih pura-pura tuli, minggu ini kami akan mobilisasi petani dan OKP. Bila perlu, kantor PAN kami duduki. Pimpinan partai itu sudah nyata jadi sumber malapetaka bagi petani singkong,” tutup Dapid. (*/Red)

Previous Post

BPBD Salurkan Air Bersih untuk Warga Panjang Utara Bandar Lampung

Next Post

Zulhas dan Petani Singkong di Lampung

Redaksi

Redaksi

Redaksi www.jelajah.co

BERITA POPULER

Dinda Ghania Selebritas Cantik Putri Senator Senior Punya Segudang Prestasi

30 November 2025

Mengenal Fathan Subchi, Dari Anggota DPR RI Hingga BPK RI

24 Februari 2025

Peliputan Pelantikan Sempat Dipersoalkan, Bupati Barito Utara Berikan Tanggapan

4 Mei 2026

Rakercab PERADI SAI Bekasi Raya Tekankan Profesionalisme dan Integritas Advokat

18 April 2026

‎Lebih dari 980 Eks Karyawan KB Bank Protes Hak PHK yang Belum Tuntas ‎ ‎

24 Desember 2025

SOKSI Kota Bekasi Deklarasi Dukungan Mutlak untuk Ranny Fahd Arafiq di Musda Golkar

11 April 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.