• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy
Sabtu, 7 November 2026
Kirimi Artikel Yukk  
www.jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
No Result
View All Result
Jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
Home Nusantara Jakarta

Presiden POSBI Erni Bajau Jadi Narasumber Seminar Internasional UNESCO, Angkat Ingatan Kolektif Masyarakat Bajau

Redaksi by Redaksi
5 November 2026
in Jakarta
A A
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, Jelajah.co — Presiden Perkumpulan Orang Same Bajau Indonesia (POSBI), Erni Bajau, S.Pd., M.Hum., tampil sebagai narasumber dalam seminar internasional The World of Water: Sea Nomads, Documentary Heritage and Memory of the World di Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Jakarta, Selasa (3/11/2026).

Seminar tersebut merupakan bagian dari rangkaian 11th UNESCO Memory of the World Regional Committee for Asia and the Pacific (MOWCAP) General Meeting yang diikuti akademisi, peneliti, praktisi kearsipan dan delegasi dari 23 negara kawasan Asia-Pasifik.

Dalam forum tersebut, Erni menjadi pembicara pada Panel III bertajuk Memory of the Sea Nomads Communities. Ia membawakan materi berjudul A Tale from the Sea: Bajau People and Their Collective Memory atau Kisah dari Laut: Masyarakat Bajau dan Ingatan Kolektifnya.

BACA JUGA

PRANTARA Indonesia Bersama ARSIP Tegaskan Dukungan kepada Presiden Prabowo, Desak Dugaan Penyadapan Diusut Tuntas

6 November 2026

Gerbang Tani Kukuhkan Pengurus 2026–2031, Reforma Agraria Jadi Agenda Utama

5 November 2026

Dalam paparannya, Erni menegaskan bahwa masyarakat Same-Bajau bukan sekadar komunitas yang memiliki kedekatan dengan laut, tetapi juga mempunyai sejarah, identitas, bahasa, tradisi, pengetahuan dan ingatan kolektif yang diwariskan lintas generasi.

“Bagi masyarakat Bajau, laut tidak hanya menjadi sumber penghidupan. Laut juga merupakan ruang kehidupan, ruang perjalanan, ruang interaksi sosial, sekaligus tempat tersimpannya berbagai pengalaman dan ingatan leluhur,” ungkap Erni.

Ia menjelaskan, pengetahuan masyarakat Bajau mengenai angin, arus, gelombang, pasang surut, musim, perahu hingga lingkungan laut merupakan kekayaan pengetahuan tradisional yang terbentuk melalui pengalaman panjang kehidupan maritim.

Namun, warisan tersebut tidak seluruhnya tersimpan dalam dokumen tertulis. Sebagian besar justru hidup melalui tradisi lisan, bahasa Same, cerita keluarga, praktik budaya serta pengetahuan para tetua.

Karena itu, Erni menilai pendokumentasian menjadi langkah penting untuk menjaga keberlanjutan warisan budaya masyarakat Bajau agar tidak terputus dari generasi berikutnya.

“Pelestarian warisan budaya Bajau tidak cukup hanya dilakukan melalui penelitian akademis. Masyarakat sebagai pemilik dan pewaris kebudayaan perlu dilibatkan secara langsung dalam proses identifikasi, pendokumentasian, penyimpanan, dan pewarisan pengetahuan,” tegasnya.

Menurut Erni, bahasa Same, cerita leluhur, tradisi lisan, pengetahuan kelautan, sejarah perjalanan antarpulau hingga dokumentasi kehidupan masyarakat merupakan kekayaan budaya yang harus dijaga bersama.

Partisipasi Presiden POSBI dalam forum internasional tersebut menjadi kesempatan memperkenalkan perspektif masyarakat Same-Bajau Indonesia dalam pembahasan pelestarian warisan dokumenter dan memori masyarakat maritim dunia.

Bagi POSBI, pengakuan terhadap masyarakat Bajau tidak hanya berkaitan dengan sejarah kehidupan di laut, tetapi juga penghargaan terhadap identitas, pengetahuan dan kontribusi mereka dalam membentuk peradaban maritim.

Melalui forum UNESCO MOWCAP 2026, Erni berharap suara masyarakat Bajau Indonesia semakin mendapat ruang dalam dialog internasional, sekaligus memperkuat upaya pelestarian warisan budaya untuk generasi mendatang. (Mh)

Previous Post

Camat Jenamas Apresiasi Bupati dan Wabup Barsel, Warga Sakit Ditangani Gratis Lewat Dinsos

Next Post

ALAMBAKA Kepung Pemkot Bandar Lampung, Bongkar Persoalan Tata Kelola Anggaran, Pejabat Pemkot Bungkam

Redaksi

Redaksi

Redaksi www.jelajah.co

BERITA POPULER

Berkedok Wahana Anak, Gelper di Batam Diduga Jadi Arena Judi

13 Maret 2026

Tapis dan Piil Pesenggiri: Menjahit Masa Lalu untuk Masa Depan Lampung

11 Agustus 2025

UIN RIL Nobatkan Duta Raden Intan 2026

2 Mei 2026

Mengenal Fathan Subchi, Dari Anggota DPR RI Hingga BPK RI

24 Februari 2025

Disdik Barito Selatan Luncurkan Link Aduan Pendidikan, Pengelolaan Dana BOS hingga PIP Jadi Sorotan

12 Oktober 2026

Satlantas Polres Murung Raya Bubarkan Aksi Balap Liar di Jalan 40 Hutan Pinus Puruk Cahu

1 Maret 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.