JAKARTA, Jelajah.co – PT Palma Pertiwi Makmur (PT PPM) menjajaki kolaborasi strategis dengan Pemerintah Kabupaten Bandung, badan usaha milik daerah (BUMD), dan sektor perbankan untuk mendorong pengembangan sektor ketahanan pangan dan energi.
Penjajakan tersebut dilakukan melalui audiensi bersama utusan Bupati Bandung, perwakilan BUMD, dan Bank Kerta Raharja pada 12 Agustus 2026. Pertemuan ini membahas peluang sinergi lintas sektor dalam mengoptimalkan potensi sumber daya alam lokal agar memberikan nilai tambah bagi daerah.
Salah satu agenda yang turut dibicarakan adalah rencana kerja sama dengan PT Geo Dipa Energi, khususnya terkait pembuatan water cooler dan sumur gas.
Meski demikian, rencana tersebut masih memerlukan penjelasan lebih lanjut mengenai ruang lingkup pekerjaan, skema kerja sama, tahapan pelaksanaan, serta keterlibatan masing-masing pihak.
Direktur Utama PT Palma Pertiwi Makmur, Mardianto, bersama Corporate Secretary Teguh Adi Nugroho, menyambut baik audiensi tersebut. Komunikasi lintas lembaga dinilai menjadi langkah awal untuk menyelaraskan potensi daerah dengan peluang pengembangan industri pangan dan energi.
PT PPM menyatakan fokus pada pengembangan ketahanan pangan dan energi melalui pemanfaatan sumber daya alam lokal. Perusahaan juga mengembangkan pendekatan kemitraan inti-plasma yang melibatkan instansi terkait dan masyarakat dalam ekosistem usaha yang terintegrasi.
Melalui pendekatan tersebut, perusahaan berharap potensi daerah dapat dikembangkan menjadi kegiatan produktif yang memberikan manfaat ekonomi. Namun, realisasi program tetap bergantung pada kesepakatan para pihak, kepastian pembiayaan, kelayakan teknis, serta pemenuhan ketentuan yang berlaku.
Penjajakan bersama unsur Pemerintah Kabupaten Bandung, BUMD, dan Bank Kerta Raharja diharapkan berlanjut ke pembahasan yang lebih konkret. Hingga tahap tersebut, belum terdapat keterangan terperinci mengenai jadwal pelaksanaan maupun bentuk kesepakatan final yang akan dijalankan.
Kolaborasi antara pemerintah, lembaga keuangan, BUMD, dan sektor swasta dinilai berpotensi membuka peluang pengembangan ekonomi daerah. Kendati demikian, keberhasilan kerja sama akan ditentukan oleh pelaksanaan program yang terukur, tata kelola yang transparan, serta manfaat nyata bagi masyarakat.
PT Palma Pertiwi Makmur berharap penjajakan tersebut dapat menjadi langkah awal pengembangan kerja sama di Jawa Barat, sekaligus mendukung upaya penguatan ketahanan pangan dan energi nasional.(Red)







