BARITO SELATAN, Jelajah.co – Semangat gotong royong masih terjaga di Desa Palu Rejo, Kecamatan Gunung Bintang Awai, Kabupaten Barito Selatan. Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, warga bersama pemerintah desa bergotong royong membangun jembatan usaha tani yang akan mempermudah akses menuju lahan pertanian dan perkebunan.
Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (02/8/2026) itu dipimpin langsung Kepala Desa Palu Rejo, Misli, dan melibatkan sekitar 40 kepala keluarga yang memiliki lahan di kawasan tersebut.
Jembatan yang dibangun memiliki panjang sekitar 17 meter dengan lebar 1,5 meter. Keberadaannya diharapkan dapat menunjang aktivitas masyarakat dalam mengangkut hasil pertanian dan perkebunan sehingga mendorong peningkatan perekonomian warga.
Selain kepala desa dan perangkat desa, kegiatan gotong royong juga diikuti anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Ketua RT 20, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Kepala Desa Palu Rejo, Misli, mengatakan pembangunan jembatan dilakukan secara swadaya dengan mengedepankan semangat kebersamaan masyarakat.
“Pendanaan berasal dari swadaya atau patungan warga, ditambah bantuan dari pemerintah desa serta dukungan seorang anggota DPRD. Pengerjaannya dilakukan secara bergantian hingga jembatan selesai dibangun,” ujarnya.
Menurut Misli, selain bertujuan meningkatkan akses menuju lahan usaha tani, kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat kebersamaan masyarakat dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Ia berharap budaya gotong royong yang selama ini menjadi ciri khas masyarakat Desa Palu Rejo dapat terus dipertahankan sebagai modal sosial dalam mendukung pembangunan desa.
Warga pun tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka berharap keberadaan jembatan usaha tani nantinya mampu memperlancar mobilitas hasil panen sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Palu Rejo. (Abeh)








