Bandar Lampung, Jelajah.co – Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung menggelar pembekalan bagi sivitas akademika bersama Staf Khusus Menteri Agama (Menag) Bidang Pendidikan, Organisasi Kemasyarakatan, dan Moderasi Beragama, KH Faried F. Saenong, Selasa (20/8).
Dalam arahannya, Faried menegaskan pentingnya ekoteologi sebagai bagian dari program unggulan Kemenag.
“Ekoteologi mengajarkan kesadaran agar manusia tidak serakah mengeksploitasi bumi. Minimal, kita mewariskan bumi dengan kualitas sama baiknya bagi generasi mendatang,” ujarnya, 20/08/25.
Ia juga menyoroti Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang digagas Menag Prof. Nasaruddin Umar.
“Al-Qur’an kalau diperas intinya cinta. Kurikulum cinta ini harus melahirkan pendidikan yang menumbuhkan kasih sayang, bukan kebencian pada yang berbeda,” tegasnya.
Faried mendorong UIN RIL membuka kelas internasional untuk memperkuat jejaring global PTKIN.
“Kalau ide-ide besar ini diterjemahkan dengan tepat, kita tidak hanya bermanfaat untuk bangsa ini, tapi juga bagi dunia,” pungkasnya.
Rektor UIN RIL, Prof. Wan Jamaluddin, menyebut silaturahmi ini sebagai momen penting bagi kampus hijau tersebut.
“Melalui tangan beliau pada 2012 kita mendapat dua prodi S3. Kini di 2025 lahir dua fakultas baru, Saintek dan Psikologi Islam. Ini kebanggaan tersendiri,” ungkapnya.
UIN RIL kini tengah menyiapkan pendirian Fakultas Kedokteran dan menargetkan menjadi kampus rujukan internasional pada 2035. (Red)








