BARITO SELATAN, Jelajah.co — Video yang menyebut sebuah helikopter jatuh di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito, sekitar Desa Tabatan, viral dan mengundang perhatian masyarakat, Sabtu.
Menindaklanjuti informasi tersebut, Kapolsek Jenamas Ipda Mochamad Akbar Ubaydillah, S.Tr.K., langsung bergerak menuju lokasi yang disebut-sebut sebagai tempat kejadian untuk memastikan kebenaran informasi.
“Iya mas, ini dalam perjalanan menuju TKP,” kata Kapolsek saat dikonfirmasi.
Sementara itu, Camat Jenamas Zulkarnain Masdipura, S.Sos., mengarahkan unsur Forkopimcam untuk melakukan pengecekan ke lokasi.
Pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan titik kejadian sekaligus menentukan apakah lokasi yang terlihat dalam video berada di wilayah administrasi Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, atau masuk wilayah Kalimantan Selatan.
Pasalnya, kawasan DAS Barito melintasi sejumlah wilayah di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan. Penentuan wilayah kejadian harus didasarkan pada titik koordinat lokasi, bukan semata-mata berdasarkan informasi yang beredar di media sosial.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai kronologi kejadian, jenis helikopter, jumlah kru atau penumpang, maupun informasi terkait korban.
Namun, dari foto yang beredar dan masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut, terlihat sebuah helikopter dalam posisi terbalik di perairan. Sejumlah warga menggunakan perahu dan kelotok tampak berada di sekitar lokasi untuk memberikan pertolongan.
Informasi yang beredar juga menyebut terdapat kru yang berhasil dievakuasi warga. Namun, kondisi dan jumlah orang yang dievakuasi belum dapat dipastikan secara resmi.
Seluruh informasi terkait peristiwa tersebut masih menunggu hasil pengecekan langsung aparat dan pihak kecamatan di lapangan.
Masyarakat diimbau tidak terburu-buru menyimpulkan atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi hingga ada keterangan resmi dari pihak berwenang. (Abeh)








