• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy
Rabu, 28 Oktober 2026
Kirimi Artikel Yukk  
www.jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
No Result
View All Result
Jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
Home Nusantara Kalteng

Antrean BBM Mengular di Palangka Raya, Wapres Gibran Minta Stok dan Distribusi Dicek

Redaksi by Redaksi
10 September 2026
in Kalteng
A A
Oplus_16908288

Oplus_16908288

Share on FacebookShare on Twitter

PALANGKA RAYA, Jelajah.co — Antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, menjadi perhatian di tengah persoalan distribusi bahan bakar minyak (BBM).

Dalam kunjungannya ke Palangka Raya, Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka disebut melihat langsung antrean kendaraan yang mengular di sejumlah SPBU.

Momen tersebut juga beredar di media sosial dengan memperlihatkan kendaraan roda dua dan roda empat mengantre untuk mendapatkan BBM.

BACA JUGA

Wabup Barsel Khristianto Yudha: Patriotisme Harus Dibuktikan dengan Aksi Nyata dan Kepedulian

28 Oktober 2026

Sertijab PUPR Barsel Dihadiri Pejabat Eselon II, Sekretaris DPUPR Sampaikan Sambutan Selamat Datang

28 Oktober 2026

Dalam dialog dengan petugas SPBU dan warga, Gibran disebut meminta agar persoalan stok dan distribusi BBM segera diperiksa.

“Saya kaget lihat antreannya panjang sekali. Ini harus segera kita carikan solusi. Jangan sampai masyarakat kecil yang dirugikan. Saya sudah minta Pertamina dan Pemda untuk mengecek stok, distribusi, dan memastikan tidak ada penimbunan,” ujar Gibran sebagaimana dikutip dalam informasi yang diterima.

Ia juga meminta pengawasan distribusi BBM subsidi diperketat agar penyalurannya tepat sasaran.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan.

Pemprov bersama Pertamina dan aparat terkait disebut telah melakukan koordinasi untuk menjaga ketersediaan pasokan dan memperlancar distribusi ke SPBU.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Pemerintah Provinsi bersama Pertamina dan aparat terkait sudah berkoordinasi untuk menambah pasokan dan memperlancar distribusi ke SPBU-SPBU,” demikian pernyataan yang disampaikan.

Masyarakat juga diminta melaporkan apabila menemukan dugaan penjualan BBM di atas harga yang ditetapkan maupun praktik lain yang dinilai tidak sesuai ketentuan.

Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, juga meminta pengawasan terhadap distribusi dan harga BBM terus dilakukan agar tidak terjadi permainan harga di tingkat pengecer.

Sejumlah warga berharap persoalan antrean dapat segera ditangani sehingga kebutuhan BBM masyarakat kembali terpenuhi secara normal.

“Harapan kami sederhana, jangan antre terlalu lama, BBM tersedia, dan harganya terjangkau. Kasihan tukang ojek, pedagang, dan warga yang butuh cepat,” ujar salah seorang warga.

Hingga berita ini diterbitkan, masih diperlukan keterangan resmi dari Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan terkait penyebab antrean serta langkah penanganan distribusi BBM di Palangka Raya. (Abeh)

Previous Post

Wakil Bupati AZWAR HADI Resmi pimpin PMI Lampung Timur Periode 2026–2031

Next Post

Mediasi Warga Hajimena dengan CV Alam Prima Terpadu Berlangsung Alot: DLH Minta Pabrik Tak Lagi Ulur Perbaikan

Redaksi

Redaksi

Redaksi www.jelajah.co

BERITA POPULER

ASN Barsel Diminta Segera Pindah KTP, BKPSDM Ingatkan Batas Akhir Oktober

4 Oktober 2026

PMI Asal Barito Selatan Dipulangkan dari Malaysia, BP3MI Ingatkan Warga Hindari Agen Ilegal

2 Oktober 2026

Dua Staf Bawaslu Mesuji Diamankan Polisi di Tubaba, PAJAN Desak Bawaslu Terbuka

2 Oktober 2026

Pencarian Berakhir Duka, Rehan 13 Tahun Ditemukan Meninggal di Gosong Iring Witu Buntok

1 Oktober 2026

UIN RIL Nobatkan Duta Raden Intan 2026

2 Mei 2026

Tapis dan Piil Pesenggiri: Menjahit Masa Lalu untuk Masa Depan Lampung

11 Agustus 2025
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.