LAMPUNG SELATAN, Jelajah.co – Sejumlah pengguna jasa penyeberangan lintas Merak–Bakauheni mengeluhkan layanan kapal yang mereka terima setelah membeli tiket kelas eksekutif (Express). Mereka menilai fasilitas kapal yang digunakan tidak sesuai dengan tarif layanan premium yang telah dibayarkan.
Keluhan tersebut disampaikan sejumlah penumpang yang berangkat dari Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni, Rabu (8/7/2026).
Salah seorang penumpang asal Kalianda, Lampung Selatan, Agie Rinaldy Maizuly, S.H., mengaku kecewa setelah menunggu sekitar dua jam di dermaga eksekutif, namun kemudian diarahkan menaiki Kapal SMS Sagita yang menurutnya memiliki fasilitas setara kapal reguler.
“Kami sudah menunggu lama, harga tiket mahal, kemudian waktu tempuh juga berbeda. Sangat-sangat kami dirugikan. Untuk PT ASDP Pelabuhan Merak, tolong ini harus diklarifikasi. Saya sebagai warga Lampung Selatan dan advokat merasa sangat dirugikan,” ujar Agie.
Menurut Agie, kapal yang dinaikinya menggunakan penanda bertuliskan “Eksekutif 2”, namun kondisi fasilitas di dalam kapal dinilainya tidak mencerminkan layanan eksekutif.
“Kalau dugaan saya, ini seperti penumpang diarahkan ke kapal reguler. Tulisannya ‘Eksekutif 2’, tetapi fasilitasnya menurut kami seperti kapal reguler,” katanya.
Keluhan serupa disampaikan penumpang lainnya, Riki, asal Palembang. Ia mengaku mendapati sejumlah fasilitas di dalam kapal dalam kondisi kurang layak.
“Fasilitasnya, ketika kami duduk di bawah, kursinya lepas. Sandarannya juga jatuh. Menurut saya kondisinya sama seperti kapal reguler. Saya kecewa karena merasa layanan yang diterima tidak sesuai dengan yang dibayar,” ujarnya.
Riki mengatakan sejumlah penumpang lain juga menyampaikan keluhan serupa terkait kondisi fasilitas kapal yang mereka gunakan.
Para penumpang berharap PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memberikan penjelasan terkait pelayanan yang mereka terima, termasuk alasan penggunaan kapal tersebut bagi penumpang yang telah membeli tiket layanan Express.
Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi dari PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terkait keluhan para penumpang tersebut. (Red)








