BANDAR LAMPUNG, Jelajah.co — Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Lampung terus mendorong penguatan perencanaan dan penganggaran pendidikan melalui Pendampingan Penganggaran Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pendidikan Tahun 2027.
Kegiatan tersebut berlangsung pada 28–30 Agustus 2026 di Fave+ Hotel Lampung. Kegiatan diawali dengan pengarahan dan pembukaan oleh Kepala BPMP Lampung, Inu Kertapati, S.E., M.E.
Pendampingan ini menjadi bagian dari upaya memastikan pemenuhan standar pelayanan pendidikan dapat diterjemahkan secara tepat dalam proses perencanaan dan penganggaran daerah.
Dalam publikasi BPMP Lampung, ditegaskan bahwa pendidikan merupakan salah satu layanan dasar yang harus dipenuhi dengan kualitas yang terstandar.
“Pendidikan adalah salah satu jenis layanan dasar yang harus dipenuhi dengan kualitas yang terstandar dengan baik demi terwujudnya pendidikan yang bermutu untuk semua.”
Melalui kegiatan tersebut, BPMP Lampung memberikan pendampingan kepada pemangku kepentingan pendidikan agar penyusunan anggaran tidak hanya berorientasi pada penyerapan anggaran, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan pelayanan pendidikan di daerah.
Penganggaran berbasis SPM menjadi penting karena berkaitan langsung dengan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di bidang pendidikan. Perencanaan yang tepat diharapkan mampu memperkuat pemerataan akses sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
Pastikan Anggaran Menjawab Kebutuhan Pendidikan
Pendampingan SPM juga menjadi ruang untuk memperkuat koordinasi antara sektor pendidikan dengan unsur perencanaan dan pengelolaan keuangan daerah.
Dengan perencanaan yang lebih terukur, pemerintah daerah diharapkan dapat menentukan prioritas program berdasarkan kebutuhan nyata serta indikator pelayanan yang harus dipenuhi.
Semangat tersebut sejalan dengan pesan yang diusung BPMP Lampung melalui
“Pendidikan Bermutu untuk Semua.”
Kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari ini sekaligus menjadi bagian dari persiapan pemerintah daerah dalam menyusun perencanaan dan penganggaran pendidikan untuk tahun 2027.
BPMP Lampung berharap proses tersebut dapat menghasilkan kebijakan anggaran pendidikan yang lebih tepat sasaran, efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Pendidikan bermutu untuk semua” bukan sekadar slogan, tetapi harus diwujudkan melalui perencanaan, penganggaran dan pelaksanaan program yang benar-benar menjawab kebutuhan peserta didik serta satuan pendidikan.








