BARITO SELATAN, Jelajah.co — Pemerintah Kabupaten Barito Selatan melalui Dinas Sosial, BPBD dan Pemerintah Kecamatan Dusun Utara menyalurkan bantuan kepada tujuh kepala keluarga terdampak kebakaran di RT 17, Kelurahan Pendang, Kecamatan Dusun Utara, Minggu (30/8/2026).
Bantuan diserahkan langsung Kepala Dinas Sosial Barito Selatan Syahdani, Kepala BPBD Agus In’Yulius dan Camat Dusun Utara Hadrianus Dempo kepada warga yang terdampak kebakaran sehari sebelumnya.
Bantuan yang disalurkan meliputi sembako, peralatan memasak, tikar, terpal dan pakaian.
“Bantuan ini langsung kami serahkan kepada warga yang menjadi korban. Semoga dapat meringankan beban keluarga yang terkena musibah kebakaran kemarin,” kata Syahdani.
Sementara itu, Kepala BPBD Barito Selatan Agus In’Yulius mengingatkan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau.
Ia meminta warga berhati-hati saat menggunakan kompor, instalasi listrik maupun ketika melakukan aktivitas yang menggunakan api.
“Mari kita sama-sama menjaga dan berhati-hati dalam menghidupkan api, seperti kompor, listrik, atau saat membakar sampah. Karena saat ini situasi masih musim kemarau sehingga sangat rawan terjadi kebakaran,” ujarnya.
Camat Dusun Utara Hadrianus Dempo mengatakan selain bantuan pemerintah, masyarakat juga melakukan penggalangan dana untuk membantu keluarga terdampak.
Menurutnya, hingga saat ini dana yang terkumpul telah mencapai Rp13 juta.
“Alhamdulillah, dana yang terkumpul saat ini sudah sebesar tiga belas juta rupiah. Donasi ini akan langsung kami serahkan kepada keluarga korban,” kata Dempo.
Ia mengatakan tempat pengumpulan bantuan telah disiapkan dan masyarakat yang ingin membantu masih dapat menyalurkan donasi.
Salah seorang warga, Ufik, mewakili keluarga terdampak berharap bantuan dari pemerintah maupun masyarakat dapat terus diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan korban pascakebakaran.
Sebelumnya, kebakaran yang terjadi pada Sabtu (29/8/2026) sore menghanguskan sejumlah bangunan dan berdampak terhadap tujuh kepala keluarga di Kelurahan Pendang.
Hingga kini, nilai kerugian akibat kebakaran masih dalam proses pendataan. (Abeh)








