PALANGKA RAYA, Jelajah.co — Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengapresiasi keterlibatan DPD Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Kalimantan Tengah dalam kegiatan pembagian masker kepada masyarakat di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Minggu (13/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama pemerintah daerah dan berbagai elemen masyarakat dalam membantu mengurangi risiko paparan asap, khususnya bagi warga yang beraktivitas di luar rumah.
Agustiar mengatakan penanganan dampak kabut asap membutuhkan keterlibatan banyak pihak, termasuk organisasi masyarakat dan insan pers.
“Kita harus bersama-sama menjaga kesehatan masyarakat. Dalam kondisi seperti ini, kepedulian dan kebersamaan semua pihak sangat penting,” kata Agustiar.
Ketua DPD AWPI Kalimantan Tengah, Hadriansyah, mengatakan pembagian masker merupakan bentuk kepedulian organisasi terhadap masyarakat sekaligus dukungan terhadap upaya pemerintah menghadapi dampak karhutla.
“AWPI bukan hanya hadir melalui pemberitaan, tetapi juga ingin mengambil bagian secara nyata membantu masyarakat. Masker yang kami bagikan mungkin sederhana, tetapi ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Menurut Hadriansyah, insan pers juga memiliki peran dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat, terutama terkait kondisi kualitas udara, kesehatan, dan imbauan pemerintah selama kabut asap berlangsung.
Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, media, organisasi masyarakat, dan masyarakat terus diperkuat.
“Kekompakan harus kita jaga. Pemerintah bekerja menangani karhutla, masyarakat menjaga lingkungan, sementara pers ikut mengawal sekaligus menyampaikan informasi yang benar kepada publik,” katanya.
Sementara itu, Pembina AWPI Kalimantan Tengah, M. Hasannudin Noor, M.Si., juga mengapresiasi keterlibatan jajaran AWPI dalam kegiatan tersebut.
“Kebersamaan dan kepedulian seperti ini harus terus kita tumbuhkan. AWPI tidak hanya memiliki tanggung jawab menyampaikan informasi kepada masyarakat, tetapi juga dapat hadir secara nyata ketika masyarakat membutuhkan perhatian dan kepedulian,” ujarnya.
Hasannudin menilai pembagian masker menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah kondisi kabut asap.
Ia juga mengajak masyarakat tetap waspada dan mendukung upaya pencegahan serta penanganan karhutla di Kalimantan Tengah.
“Mari kita jaga kesehatan masyarakat, jangan panik, tetapi tetap waspada. Pemerintah, pers, organisasi masyarakat dan seluruh elemen daerah harus bersatu menghadapi kabut asap,” pungkasnya. (Rachmi)








