• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy
Kamis, 10 September 2026
Kirimi Artikel Yukk  
www.jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
No Result
View All Result
Jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
Home Nusantara Lampung

Jalan Bumi Jawa–Tanjung Kesuma Retak, Proyek Rp61,7 Miliar Dipertanyakan

Redaksi by Redaksi
10 September 2026
in Lampung
A A
Share on FacebookShare on Twitter

LAMPUNG TIMUR, Jelajah.co — Proyek preservasi ruas Jalan Bumi Jawa–Tanjung Kesuma, Kabupaten Lampung Timur, senilai Rp61,79 miliar mulai mendapat sorotan setelah ditemukan retakan pada sejumlah bagian rigid beton, Kamis (10/9/2026).

Temuan tersebut terlihat di beberapa titik pada ruas jalan yang masih dalam proses pengerjaan.

Kondisi itu memunculkan pertanyaan dari masyarakat terkait kualitas pekerjaan serta pengawasan proyek yang menggunakan APBD Kabupaten Lampung Timur Tahun Anggaran 2026.

BACA JUGA

Oplus_16908288

Mediasi Warga Hajimena dengan CV Alam Prima Terpadu Berlangsung Alot: DLH Minta Pabrik Tak Lagi Ulur Perbaikan

10 September 2026

Wakil Bupati AZWAR HADI Resmi pimpin PMI Lampung Timur Periode 2026–2031

10 September 2026

Berdasarkan data yang dihimpun, proyek preservasi tersebut memiliki panjang sekitar 10.825 meter dengan lebar 5 meter dan nilai kontrak sebesar Rp61.790.371.878,35.

Pekerjaan dilaksanakan oleh PT Way Kawat Abadi.

Salah seorang warga Bumi Jawa, Alpian, S.T., meminta pihak terkait melakukan pemeriksaan teknis terhadap bagian jalan yang mengalami retakan.

Menurutnya, evaluasi diperlukan untuk memastikan seluruh tahapan pekerjaan telah dilaksanakan sesuai gambar kerja, spesifikasi teknis, dan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

“Kami mengindikasikan pekerjaan perlu dilihat kembali secara teknis, mulai dari fondasi tanah yang masih labil, proses pengecoran, pemadatan hingga curing. Harapannya pekerjaan dilaksanakan sesuai gambar, spesifikasi teknis dan RAB,” kata Alpian.

Ia mengatakan masyarakat telah lama menantikan perbaikan ruas jalan tersebut sehingga berharap proyek yang menelan anggaran puluhan miliar rupiah itu memiliki kualitas dan daya tahan yang baik.

“Kami sudah berpuluh-puluh tahun menunggu perbaikan jalan ini. Jangan sampai sudah diperbaiki, jalan kembali rusak,” ujarnya.

Munculnya retakan pada sejumlah bagian rigid beton dinilai perlu mendapat pemeriksaan untuk mengetahui penyebabnya.

Sejumlah hal yang dipertanyakan masyarakat antara lain hasil pemeriksaan konsultan pengawas, hasil pengujian mutu beton, kondisi tanah dasar dan lapisan fondasi, serta langkah penanganan terhadap bagian yang mengalami keretakan.

Masyarakat juga meminta penjelasan apakah pekerjaan pada titik-titik tersebut masih memenuhi spesifikasi teknis atau membutuhkan perbaikan.

Pengawasan terhadap proyek dinilai penting mengingat pekerjaan tersebut menggunakan anggaran daerah dengan nilai lebih dari Rp61 miliar.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan dari PT Way Kawat Abadi selaku pelaksana pekerjaan, konsultan pengawas, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), maupun Pemerintah Kabupaten Lampung Timur terkait temuan retakan tersebut.

Jelajah.co masih berupaya mendapatkan konfirmasi mengenai penyebab keretakan, hasil pemeriksaan teknis, mutu pekerjaan, serta langkah yang akan dilakukan terhadap bagian jalan yang mengalami retakan.

Ruang klarifikasi dan hak jawab tetap terbuka bagi seluruh pihak terkait. (Red)

Previous Post

Mediasi Warga Hajimena dengan CV Alam Prima Terpadu Berlangsung Alot: DLH Minta Pabrik Tak Lagi Ulur Perbaikan

Redaksi

Redaksi

Redaksi www.jelajah.co

BERITA POPULER

213 Pejabat Pemkab Barsel Dilantik, 111 Promosi dan 55 Mutasi

12 Agustus 2026

Haru! Nenek 91 Tahun Hadiri Upacara 17 Agustus 2026, Didampingi Bupati dan Wakil Bupati Barsel

17 Agustus 2026

Polemik Tambang Emas Way Kanan, Andi Surya Siap Fasilitasi Tambang Rakyat Dilegalkan: WPR Jadi Kunci

18 Agustus 2026

Wabup Khristianto Yudha Tegaskan Penegakan Disiplin ASN di Pemkab Barsel

7 September 2026

Pemkab Barsel Pastikan Gaji PPPK Tetap Aman Ditengah Efisiensi

11 Agustus 2026

Wabup Barsel Resmikan Resort GKE Kamatang Pamelum Buntok

29 Agustus 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.