TAMBUN SELATAN, Jelajah.co — Kartini yang akrab disapa Mpok Tini menyatakan kesiapan dirinya untuk kembali maju sebagai calon anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) keterwakilan perempuan di Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, untuk periode 2026–2034, Minggu (03/05/2026).
Mpok Tini menegaskan pencalonannya merupakan bentuk komitmen untuk mengabdi dan melayani masyarakat, khususnya dalam memperjuangkan aspirasi perempuan di tingkat desa. Ia mengaku telah mengembalikan formulir pendaftaran kepada panitia pada Jumat sebelumnya.
“Saya siap mendaftarkan diri sebagai calon anggota BPD periode 2026–2034. Ini langkah saya untuk mengabdi dan berkontribusi langsung bagi masyarakat, khususnya kaum perempuan. Alhamdulillah formulir sudah saya serahkan,” ujarnya.
Ia menambahkan, keikutsertaannya dalam kontestasi BPD dilandasi keinginan kuat untuk menjadi jembatan aspirasi masyarakat, terutama kaum ibu, agar dapat tersampaikan dengan baik dalam forum desa.
“Saya ingin menjadi perwakilan yang amanah, mampu menyerap dan memperjuangkan aspirasi perempuan, serta ikut berkontribusi dalam pembangunan desa,” tambahnya.
Mpok Tini juga berharap dukungan dari masyarakat agar proses pencalonannya berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata ke depan.
“Mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat, khususnya warga Dusun 3, agar saya bisa menjalankan amanah ini dengan baik,” katanya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya proses pemilihan BPD yang terbuka, transparan, dan akuntabel.
“Saya berharap panitia bersikap terbuka dalam setiap tahapan, termasuk penetapan daftar pemilih. Ini pesta rakyat, sehingga kedaulatan ada di tangan masyarakat tanpa tekanan dari pihak manapun,” tegasnya.
Ia juga berharap anggota BPD yang terpilih nantinya mampu aktif turun ke masyarakat, menyerap aspirasi, serta bersinergi dengan pemerintah desa untuk mewujudkan desa mandiri, maju, dan berbasis digital.
Diketahui, Kartini merupakan putri dari tokoh sesepuh Desa Sumberjaya, Mustari (almarhum). Ia juga pernah menjabat sebagai anggota BPD periode awal di desa tersebut dan dikenal memiliki pengalaman serta komitmen dalam mengawal program pembangunan desa.
Selain itu, Mpok Tini dikenal sebagai salah satu pelopor pemberdayaan perempuan di desa, khususnya dalam memperjuangkan hak-hak perempuan dan anak.(Red)








