BARITO SELATAN, Jelajah.co — Kebakaran menghanguskan empat bangunan dan berdampak terhadap tujuh kepala keluarga di RT 07, Kelurahan Pendang, Kecamatan Dusun Utara, Kabupaten Barito Selatan, Sabtu (29/8/2026) sore.
Bangunan yang terbakar berdasarkan informasi sementara terdiri atas dua rumah warga, satu barak dan satu gedung walet.
Api mulai berkobar sekitar pukul 16.40 WIB dan dengan cepat merambat ke bangunan di sekitarnya. Kebakaran berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.29 WIB.
Ufik, salah seorang warga Kelurahan Pendang, mengatakan masyarakat sempat bergotong royong melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya.
“Kami sudah semampu mungkin bergotong royong membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya. Sebagian warga pakai cara manual, ember dan peralatan lainnya. Kejadian ini sangat cepat merambah ke empat bangunan,” ujar Ufik di lokasi.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Barito Selatan segera memberikan bantuan kepada keluarga yang kehilangan atau terdampak tempat tinggal akibat kebakaran tersebut.
“Mudah-mudahan pemerintah daerah bisa membantu dan memberikan bantuan kepada keluarga kami yang menjadi korban kebakaran, terkhusus Pemkab dan Dinas Sosial,” katanya.
Sekretaris Kecamatan Dusun Utara Emilsin atau Ledong turut mendatangi lokasi untuk melakukan pendataan.
Berdasarkan pendataan sementara, sebanyak tujuh kepala keluarga disebut terdampak kebakaran.
“Kami sudah menyampaikan langsung ke Kepala Dinas Sosial untuk bantuan mereka yang menjadi korban. Nanti kita akan laporkan total kerugian dan jumlah KK yang jadi korban,” ujar Emilsin.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Barito Selatan Syahdani mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah kelurahan untuk memastikan data warga terdampak.
“Tim Dinsos sedang berkoordinasi dengan pihak kelurahan untuk meminta data berapa rumah yang terbakar dan berapa KK, agar bisa segera kita salurkan bansos untuk mereka,” kata Syahdani.
Ia mengatakan bantuan direncanakan mulai disalurkan pada Minggu (30/8/2026) pagi.
“Rencananya langsung besok pagi kita salurkan,” ujarnya.
Syahdani juga mengingatkan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko kebakaran selama musim kemarau.
Warga diminta memastikan api di dapur telah padam sebelum meninggalkan rumah serta memeriksa kondisi instalasi listrik dan peralatan elektronik.
“Warga juga jangan sembarangan membuang puntung rokok dan pastikan sudah dimatikan,” katanya.
Hingga berita ini diterbitkan, nilai kerugian akibat kebakaran masih dalam proses pendataan. Penyebab kebakaran juga belum diketahui secara pasti. (Abeh).








