Palangka Raya, Jelajah.co – Pembina DPD AWPI Kalimantan Tengah, H. M. Hasanuddin Noor, menegaskan pentingnya memperkuat soliditas organisasi dalam Rapat Koordinasi (Rakor) sebagai persiapan menghadapi Kongres II AWPI.
Kegiatan tersebut dihadiri pengurus DPD serta perwakilan DPC kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah.
Dalam sambutannya, Hasanuddin Noor menyampaikan bahwa Kongres II AWPI bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum evaluasi dan konsolidasi untuk memperkuat peran organisasi di tingkat daerah maupun nasional.
Menurutnya, kekompakan dan profesionalisme menjadi modal utama dalam membangun organisasi yang semakin diperhitungkan.
Ia juga mengingatkan seluruh pengurus dan anggota agar memanfaatkan forum rakor sebagai wadah menyamakan visi dan menyusun langkah strategis menjelang kongres nasional yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026 mendatang.
Rakor dinilai penting untuk memperkuat koordinasi antar-DPC di seluruh wilayah Kalimantan Tengah.
Hasanuddin Noor menilai tantangan dunia jurnalistik saat ini semakin kompleks seiring perkembangan teknologi digital dan derasnya arus informasi.
Karena itu, ia meminta seluruh anggota AWPI mampu beradaptasi dengan perubahan tanpa meninggalkan prinsip independensi dan kode etik jurnalistik.
Selain itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia juga menjadi perhatian dalam pembahasan rakor.
Menurutnya, wartawan profesional di daerah harus terus meningkatkan kompetensi agar mampu menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas, akurat, dan berimbang.
“Jaga marwah organisasi. Soliditas dan kekompakan adalah kunci. Dengan semangat kebersamaan, saya yakin AWPI Kalteng mampu menjadi tuan rumah yang baik dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan AWPI secara nasional,” ujar Hasanuddin Noor di hadapan peserta rakor.
Rakor tersebut menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis yang akan dibawa sebagai bahan masukan menjelang pelaksanaan Kongres II AWPI.
Seluruh peserta juga menyatakan komitmen untuk memperkuat sinergi organisasi demi mendukung kemajuan dunia pers dan profesionalisme wartawan di Kalimantan Tengah. (SatyaR)








