BANDAR LAMPUNG, Jelajah.co – Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung mematangkan persiapan kerja Tim Ad Hoc Pemeringkatan, Akreditasi, dan Layanan Internasional sebagai bagian dari upaya memperkuat daya saing kampus di tingkat global.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat yang digelar Pusat Sertifikasi, Akreditasi, dan Layanan Internasional Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Raden Intan Lampung di Ruang Sidang Lantai 8, Rabu (20/5/2026).
Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof. H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D., menegaskan bahwa keberhasilan program internasionalisasi tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran, tetapi juga oleh komitmen, semangat, dan kerja sama seluruh sivitas akademika.
Menurutnya, meski dalam dua tahun terakhir kampus menghadapi kebijakan efisiensi dan penajaman anggaran, kondisi tersebut tidak boleh menghambat langkah pengembangan institusi.
“Yang paling penting bukan ketersediaan anggaran, tetapi kekuatan spirit, kemauan, dan itikad baik. Jika itu dimiliki bersama, akan lahir berbagai solusi kreatif untuk membawa kampus terus berkembang,” ujar Rektor.
Dalam kesempatan itu, Rektor juga mengenang awal perjalanan internasionalisasi UIN Raden Intan Lampung saat masih menjabat Direktur Pascasarjana. Berbekal jejaring akademik internasional, kampus mulai menerima mahasiswa asing pada 2009, yang menjadi fondasi pengembangan layanan internasional hingga saat ini.
Ia menegaskan, saat ini UIN Raden Intan Lampung memiliki tiga pilar utama pengembangan, yakni internasionalisasi, digitalisasi, dan kemandirian kampus. Ketiga program tersebut, kata dia, harus terus diwujudkan secara nyata melalui kerja bersama seluruh unit.
Selain fokus pada pemeringkatan dan akreditasi internasional, Rektor juga mengajak seluruh tim ikut berperan aktif mendukung penerimaan mahasiswa baru (PMB) dengan menjadi duta kampus dalam memperkenalkan berbagai keunggulan UIN Raden Intan Lampung kepada masyarakat.
Ketua LPM UIN Raden Intan Lampung, Bambang Irfani, Ph.D., menjelaskan Tim Ad Hoc yang beranggotakan 53 orang tersebut dibentuk untuk memperkuat pelaksanaan program sertifikasi, pemeringkatan, akreditasi, serta layanan internasional.
Menurutnya, berbagai capaian yang telah diraih, seperti pemeringkatan Webometrics dan UniRank, perlu dipertahankan sekaligus ditingkatkan melalui target baru, termasuk akreditasi internasional program studi dan pemeringkatan QS World University Rankings.
Sementara itu, Wakil Rektor I, Prof. Andi Thahir, M.A., Ed.D., menyampaikan target UIN Raden Intan Lampung untuk menembus peringkat 850–1000 dunia pada pemeringkatan Times Higher Education (THE). Di sisi lain, Wakil Rektor III Bambang Budiwiranto, Ph.D., menekankan pentingnya percepatan implementasi kerja sama internasional agar target internasionalisasi kampus dapat tercapai secara optimal.
Tim Ad Hoc tersebut nantinya bertugas memberikan masukan strategis, mendukung proses akreditasi internasional, membantu pelaksanaan pemeringkatan global, serta memperkuat layanan dan kerja sama internasional sebagai bagian dari upaya meningkatkan reputasi UIN Raden Intan Lampung di tingkat dunia.
Red








