• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy
Senin, 10 Agustus 2026
Kirimi Artikel Yukk  
www.jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
No Result
View All Result
Jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
Home Nusantara Jabar

Rencana Penutupan Saluran Drainase oleh PLN ULTG Ditolak Warga Harapan Jaya

Redaksi by Redaksi
7 Januari 2026
in Jabar
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Bekasi, Jelajah.co – Warga RT 007 RW 001 Kelurahan Harapan Jaya, Bekasi Utara, Kota Bekasi menolak rencana penutupan saluran drainase warga yang masuk ke area ULTG Harapan Indah. Penolakan itu terlontar saat dilaksanakannya musyawarah antara PT PLN ULTG Harapan Indah dengan warga, Selasa (07/01/2026).

Seperti diketahui selama ini, warga RT 007 RW 001 berada di balik tembok Gardu Induk Bekasi, ketika hujan selalu kebanjiran akibat tidak adanya saluran drainase. Akibat persoalan itu, warga membuat saluran dengan pipa kecil menembus tembok dan mengalirkan air ke area PLN .

Dalam musyawarah yang dilaksanakan di Ruang Rapat ULTG Harapan Indah, terkuak rencana penutupan saluran milik warga setelah dikakukan audit oleh auditor di area ULTG yang menemukan adanya saluran milik warga. Dari temuan itu auditor meminta agar saluran drainase ditutup.

BACA JUGA

Ketua KADIN Kota Bekasi Qadar Ruslan Siregar Hadiri Indonesia Franchise & Partnership Summit 2026, Dorong Pelaku Usaha Bekasi Tumbuh Melalui Sistem Waralaba

8 Agustus 2026

RW 013 Kelurahan Perwira Siap Wujudkan Circular Waste Management dan Targetkan Predikat ProKlim Utama

4 Agustus 2026

Randy PIC ULTG Harapan Indah yang mewakili managemen menambahkan, pihaknya tidak ingin hubungan perusahaannya dengan masyarakat menjadi kurang baik dengan persoalan ini, sehingga gelaran rapat menjadi solusi untuk mencari jalan terbaik dari persoalan yang ada.

“Ini jalan terbaik untuk mendengar langsung keinginan warga dari persoalan yang ada,” kata Randy.

Fredi Setiando K3L ULTG Harapan Indah menjelaskan, setiap tahun dilajukan audit di area tempat kerjanya. Hal ini, karena pada saat ini Gardu Induk Bekasi yang ada di bawah naungan PT PLN UPT Pulogadung merupakan objek nasional.

Sehingga untuk menjaga berbagai kemungkinan dilakukan antisipasi. Namun katanya atas kebijakan managemen musyawarah harus dikedepankan untuk mencari solusi terbaik.

“Musyawarah ini sebagai upaya mencari solusi terbaik agar hubungan dengan warga sekitar dapat kondusif,” kata Fredi.

Beberapa warga hang hadir dalam musyawarah itu meminta dan menolak rencana penutupan saluran drainase warga. Karena, jika sampai ditutup lingkungan rumah warga kebanjiran.

“Jangankan ditutup, tidak ditutup saja saat ini kami kebanjiran,” kata Zamhari warga RT 007.

Penolakan yang sama dilontarkan oleh Abid dan Santa, menurut mereka jika PLN menutup saluran drainase warga sama saja berusaha akan menenggelamkan warga ketika teejadi banjir.

Ketua RW 001 Kelurahan Harapan Jaya, Alfiyan menjelaskan, persoalan saluran milik warga ini merupakan akses satu-satunya pembuangan yang menjadi andalan warga yang berada belakang tembok milik petusahaan negara ini.

“Musyawarah ini harus menghasilkan solusi terbaik. PLN tidak mesti mengambil sikap menutup saluran drainase warga, karena dampaknya luas,” kata Alfiyan.

Dikatakannya, jangan sampai dengan penutupan saluran drainase warga membuat hubungan menjadi tidak harmonis antara PLN dengan warga yang tinggal di RW 001, terutama dengan warga yang tinggal di balik tembok PLN.

“Jangan sampai terjadi konflik di tengah masyarakat. Berikan yang terbaik untuk warga. Tapi, jika PLN memaksakan menutup saluran drainase, tidak menutup kemungkinan akan terjadi konflik,” kilah Alfiyan.

Diharapkan Alfiyan, notulen rapat bersama warga ini menjadi dasar untuk pengambilan keputusan yang terbaik oleh PLN. Dan diharapkan di sampaikan ke level pemegang keputusan dengan satu tujuan menghindari kemungkinan yang tidak baik, seperti terjadinya konflik dengan masyarakat.

Previous Post

E-Paper Jelajah, Edisi 7 Januari 2026

Next Post

Momen Panen Raya di Karawang, Mentan Amran Sempat Salah Sebut Nama Gubernur Jawa Barat

Redaksi

Redaksi

Redaksi www.jelajah.co

BERITA POPULER

Tikam Sepupu Saat Ritual Adat Wara, Pria di Barsel Diamankan Polisi

12 Juli 2026

HUT ke-67, Pemkab Barsel Fokus pada Kegiatan Sederhana

13 Juli 2026

Warga Muara Malungai Kibarkan Bendera Merah Putih Setengah Tiang, Sampaikan Protes Kondisi Jalan Rusak; PUPR Barsel Turunkan Alat Berat

8 Agustus 2026

Kodim 1012/Buntok Amankan Dua Terduga Pelaku Pencurian Aset PT AC, Satu Paket Diduga Sabu Turut Disita

14 Juli 2026

Ketua LPLHN Kalimantan Tengah Nanang Suhaimi Meninggal Dunia

18 Juli 2026

7 Bulan Hak Belum Dibayar, Eks Karyawan Tahan Unit Hauling Batubara di Barito Selatan

20 Juli 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.