BARITO SELATAN, Jelajah.co — Wakil Bupati Barito Selatan, H. Khristianto Yudha, S.T., M.T., meresmikan Balai Adat Dayak “Isa Tunun Ganap Langar” di Desa Tamparak KM 22, Kecamatan Dusun Utara, Sabtu (5/9/2026).
Peresmian tersebut turut dihadiri Dandim 1012/Buntok Letkol Inf M. Edy, jajaran Forkopimda, Camat Dusun Utara, Pemerintah Desa Tamparak, BPD, damang dan mantir adat, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta tokoh adat, agama, masyarakat, dan pemuda.
Khristianto mengatakan keberadaan balai adat diharapkan dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk bermusyawarah, melaksanakan kegiatan adat dan budaya, serta menjadi sarana bagi generasi muda mengenal warisan budaya setempat.
“Balai adat harus menjadi tempat masyarakat berkumpul, bermusyawarah, menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan, melaksanakan kegiatan adat dan budaya, serta menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengenal dan mencintai budayanya sendiri,” kata Khristianto.
Ia juga mengapresiasi Pemerintah Desa Tamparak, tokoh adat, serta masyarakat yang terlibat dalam pembangunan balai adat tersebut.
“Jangan sampai balai adat ini hanya menjadi bangunan yang kita resmikan hari ini. Mari kita hidupkan dengan kegiatan, kita rawat bersama, dan kita jadikan sebagai rumah bersama masyarakat Desa Tamparak,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Khristianto turut mengingatkan masyarakat agar menjaga kesehatan di tengah kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Warga diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan, menggunakan masker, memperbanyak konsumsi air putih, serta tidak membuka lahan dengan cara membakar.
“Mari kita jaga kampung, jaga hutan, dan jaga lingkungan kita. Kalau bukan kita yang menjaga tanah dan alam tempat kita hidup, siapa lagi?” katanya.
Pemkab Barito Selatan berharap Balai Adat “Isa Tunun Ganap Langar” dapat dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan adat, musyawarah, serta pelestarian budaya masyarakat Desa Tamparak. (Abeh)








