BARITO SELATAN, Jelajah.co – Wakil Bupati Barito Selatan, Khristianto Yudha, ST., MT., meninjau layanan Oksigen Mobile yang disiapkan Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Selatan untuk membantu warga menghadapi dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Peninjauan dilakukan setelah upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di halaman Kantor Bupati Barito Selatan, Buntok, Rabu (28/10/2026). Pada kesempatan yang sama, Khristianto bersama istri juga mengikuti pemeriksaan dalam program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang terbuka bagi masyarakat umum dan aparatur sipil negara (ASN).
Layanan Oksigen Mobile menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam mengantisipasi gangguan kesehatan, khususnya masalah pernapasan yang berpotensi dialami masyarakat akibat paparan kabut asap.
Mobil layanan yang dioperasikan melalui Dinas Kesehatan dan UPT RSUD Jaraga Sasameh tersebut dilengkapi tabung oksigen dan disiapkan untuk memberikan bantuan sesuai kebutuhan medis warga terdampak.
“Melalui layanan Oksigen Mobile ini, diharapkan masyarakat dapat memperoleh akses pelayanan kesehatan dan bantuan oksigen sesuai kebutuhan, terutama di tengah kondisi kabut asap yang berdampak pada kesehatan dan pernapasan,” ujar Khristianto.
Menurutnya, semangat Sumpah Pemuda harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Salah satunya dengan memastikan pelayanan kesehatan tetap menjadi perhatian, terutama ketika kondisi lingkungan berpotensi mengancam kesehatan warga.
Ia juga menyoroti pentingnya perlindungan bagi kelompok rentan, seperti lanjut usia, ibu hamil, dan anak-anak, yang memerlukan perhatian khusus ketika kualitas udara memburuk akibat kabut asap.
Khristianto mengapresiasi langkah Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Selatan dalam menghadirkan layanan tersebut. Ia berharap kolaborasi pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat dapat memperkuat kesiapsiagaan menghadapi dampak karhutla.
“Semoga upaya ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Barito Selatan. Bersama kita jaga kesehatan, tingkatkan kepedulian, dan perkuat kolaborasi demi masyarakat yang lebih sehat,” pungkasnya.
Melalui program CKG dan layanan Oksigen Mobile, Pemerintah Kabupaten Barito Selatan berharap akses pelayanan kesehatan semakin mudah dijangkau masyarakat, sekaligus memperkuat respons daerah terhadap risiko gangguan pernapasan akibat kabut asap. (Abeh)








