BANDAR LAMPUNG, Jelajah.co – Dalam upaya memperkuat tata kelola keuangan negara yang transparan dan akuntabel, Bank Rakyat Indonesia (BRI) menjalin sinergi strategis dengan KPPN Bandar Lampung melalui sosialisasi pengelolaan anggaran berbasis digital.
Kegiatan yang digelar di Bandar Lampung ini diikuti sekitar 175 satuan kerja (Satker), menunjukkan tingginya antusiasme instansi pemerintah dalam mengadopsi sistem digital guna meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas anggaran.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kanwil DJPB Provinsi Lampung Purwadi Adi Putranto dan Kepala KPPN Bandar Lampung Jauhari, sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendorong transformasi digital di sektor keuangan negara.
Dalam sosialisasi tersebut, BRI memperkenalkan Qlola, platform digital terintegrasi yang memungkinkan monitoring transaksi, pengelolaan likuiditas, hingga pelaporan keuangan secara real-time. Selain itu, turut disosialisasikan penggunaan Kartu Kredit Pemerintah (KKP) sebagai instrumen pembayaran non-tunai yang aman dan efisien.
Pemimpin Cabang BRI Kanca Tanjung Karang, Hidayat Akbar, mengatakan sinergi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam menghadirkan solusi keuangan bagi instansi pemerintah.
“ Melalui Qlola dan KKP, kami berharap seluruh Satker dapat mengelola anggaran secara lebih efektif, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.
Qlola by BRI merupakan platform integrated corporate solution yang memungkinkan nasabah mengakses berbagai layanan keuangan dalam satu sistem melalui pendekatan single sign on.
Platform ini dirancang untuk mempermudah pengelolaan transaksi dan aktivitas keuangan, sekaligus memperkuat strategi BRI dalam membangun kapabilitas digital sebagai universal bank yang adaptif terhadap kebutuhan nasabah.
Sementara itu, KPPN Bandar Lampung mengapresiasi kolaborasi tersebut sebagai langkah konkret dalam meningkatkan kualitas pengelolaan APBN di daerah. Dukungan teknologi dan layanan perbankan dinilai mampu mempercepat adaptasi Satker terhadap sistem digital.
Kegiatan ditutup dengan diskusi interaktif dan foto bersama sebagai simbol komitmen memperkuat sinergi antar lembaga dalam mendukung digitalisasi keuangan negara. (Red)








