• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy
Sabtu, 31 Oktober 2026
Kirimi Artikel Yukk  
www.jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
No Result
View All Result
Jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
Home Nusantara Lampung

Kejati Lampung Tegaskan Kasus Register 44-PT PSMI “On The Track”, ALAM BAKA: Jangan Cuma Omon-omon

Redaksi by Redaksi
3 September 2026
in Lampung
A A
Share on FacebookShare on Twitter

BANDAR LAMPUNG, Jelajah.co — Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung menegaskan penanganan perkara dugaan korupsi pemanfaatan kawasan hutan Register 44 Way Kanan yang menyeret PT Pemuka Sakti Manis Indah (PSMI) tetap berjalan sesuai jalur hukum atau on the track, menyusul desakan Konsorsium Aliansi Lembaga Awasi Kebijakan dan Anggaran (ALAMBAKA) melalui aksi deminstrasi di depan kantor Kejaksaan Tinggi Lampung untuk membongkar tuntas mata rantai kasus ini. Kamis, (03/09/2026).

“Kasus ini tetap on the track, penyidikan terus berjalan sesuai prosedur hukum yang berlaku,” kata Kasi 1 Kejati Lampung, Oktalian.

Selain itu, Kasipenkum Kejati Lampung Ricky Ramadhan menyampaikan didepan utusan masa aksi bahwa ada beberapa hal kenapa kasus ini diambil alih oleh Kejagung diantaranya karena kasus ini melibatkat banyak instansi, kalau kejagung yang menangani perkara ini pasti lebih cepat karena tidak perlu lagi berkordinasi.

BACA JUGA

PN Gunung Sugih Nyatakan Gugatan PMH terhadap Supriyanto Tidak Dapat Diterima, Eksepsi Prematur Dikabulkan

31 Oktober 2026

AWPI Metro Dukung FUADIC Fest 2026, 238 Peserta Unjuk Potensi di Sembilan Cabang Lomba

29 Oktober 2026

“Kalau Kejati yang menangani banyak koordinasinya, kalau Kejagung kan bisa langsung ambil kebijakan,” ujar Ricky Ramadhan.

Pernyataan desakan kasus mafia tanah di Waykanan ini muncul di tengah tuntutan ALAM BAKA yang mendesak Kejati Lampung agar tidak hanya menjerat pelaku di lapangan tetapi juga membongkar siapa aktor intelektual, pemodal, pengendali, hingga penerima manfaat dari aktivitas ekonomi di kawasan Register 44.

Presidium ALAM BAKA, Sudirman Dewa, menyambut pernyataan Kejati namun mengingatkan agar “on the track” tidak sekadar jargon normatif tanpa hasil konkret.

“Kami apresiasi jika prosesnya benar-benar berjalan. Tapi ‘on the track’ harus dibuktikan dengan langkah nyata, bukan hanya memeriksa pekerja lapangan, tapi juga aktor yang menguasai, membiayai, dan menikmati hasil dari Register 44,” tegasnya.

Dalam orasinya, Alam Baka menyampaikan benerapa point diataranya, Buka status hukum dan seluruh perizinan pemanfaatan Register 44, Hentikan sementara aktivitas panen tebu jika tak berdasar izin sah, Dalami tuntas peran dan legalitas PT PSMI serta rantai penerimaan hasil kebun dan Tindak tegas tanpa pandang bulu setiap pihak yang terbukti terlibat.

ALAM BAKA menegaskan akan terus mengawal proses hukum ini hingga tuntas, memastikan pernyataan “on the track” dari Kejati Lampung sejalan dengan hasil nyata di lapangan, bukan sekadar retorika di tengah sorotan publik. (Red)

Previous Post

Kejari dan Pemkot Bekasi Perkuat Perlindungan Anak Lewat Penetapan Perwalian dan Restorative Justice

Next Post

Berkas Korupsi Anggaran Bawaslu Tulang Bawang P-21, Dua Tersangka Ditahan

Redaksi

Redaksi

Redaksi www.jelajah.co

BERITA POPULER

ASN Barsel Diminta Segera Pindah KTP, BKPSDM Ingatkan Batas Akhir Oktober

4 Oktober 2026

PMI Asal Barito Selatan Dipulangkan dari Malaysia, BP3MI Ingatkan Warga Hindari Agen Ilegal

2 Oktober 2026

Dua Staf Bawaslu Mesuji Diamankan Polisi di Tubaba, PAJAN Desak Bawaslu Terbuka

2 Oktober 2026

Tapis dan Piil Pesenggiri: Menjahit Masa Lalu untuk Masa Depan Lampung

11 Agustus 2025

UIN RIL Nobatkan Duta Raden Intan 2026

2 Mei 2026

Berkedok Wahana Anak, Gelper di Batam Diduga Jadi Arena Judi

13 Maret 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.