• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy
Minggu, 19 Juli 2026
Kirimi Artikel Yukk  
www.jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
No Result
View All Result
Jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
Home Nusantara Kalteng

Petani Tradisional di Barito Timur Hadapi Kenaikan Harga Pupuk, JPIC Dorong Pemanfaatan Pupuk Organik

Redaksi by Redaksi
19 Juli 2026
in Kalteng
A A
Share on FacebookShare on Twitter

BARITO TIMUR, Jelajah.co – Petani tradisional di Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, menghadapi berbagai tantangan dalam menjalankan usaha pertanian. Selain kenaikan harga pupuk dan keterbatasan pasokan, meningkatnya biaya operasional akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) turut memengaruhi produktivitas petani.

Di sisi lain, petani juga dituntut mematuhi ketentuan larangan membuka lahan dengan cara membakar, sehingga diperlukan alternatif budidaya yang lebih ramah lingkungan dan tetap mampu menjaga produktivitas pertanian.

Menanggapi kondisi tersebut, Komunitas Pendampingan Justice, Peace and Integrity of Creation (JPIC) Kabupaten Barito Timur menggelar kegiatan pendampingan bagi petani tradisional pada Minggu (12/7/2026).

BACA JUGA

ASN Barito Timur Raih Beasiswa LPDP, Lanjutkan Studi ke Universitas Indonesia

18 Juli 2026

Plt Kadis Diskominfosp Bartim Harap Prestasi Asa Arya Jadi Motivasi bagi ASN

18 Juli 2026

Koordinator Komunitas Pendampingan JPIC, Ditawati, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memberikan solusi kepada petani melalui pemanfaatan pupuk organik, salah satunya dengan pelatihan pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) Eco Enzyme yang telah diterapkan di Desa Bamban.

“Komunitas Pendampingan JPIC hadir sebagai bentuk kepedulian terhadap nasib petani tradisional. Kami berharap konsep yang kami tawarkan dapat menjadi salah satu solusi dalam menghadapi kondisi yang saat ini dirasakan para petani,” ujar Ditawati.

Selain memperkenalkan POC Eco Enzyme, pihaknya juga mengajak petani memanfaatkan pupuk organik untuk budidaya tanaman pangan dan hortikultura, seperti padi serta sayuran.

“Kami juga mengajak para petani untuk menggunakan pupuk organik pada tanaman padi maupun sayur-sayuran,” katanya.

Ditawati menjelaskan, program pendampingan JPIC saat ini telah menjangkau sejumlah desa di Kabupaten Barito Timur, di antaranya Desa Bentot, Pianggu, Janah Jari, Matarah, Didi, Gumpa, Tangkan, dan Bamban.

Sementara itu, Ketua Komunitas Desa Bamban menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang diberikan JPIC kepada para petani.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Koordinator Komunitas Pendampingan JPIC Kabupaten Barito Timur atas pendampingan yang telah diberikan kepada petani,” ujarnya.

Melalui program tersebut, JPIC Kalimantan berupaya mendorong terwujudnya kedaulatan pangan lokal dengan memanfaatkan potensi sumber daya di sekitar masyarakat serta mengembangkan praktik pertanian yang berkelanjutan sesuai kearifan lokal masyarakat Dayak. (Ditawati)

Previous Post

Rakerda Pemuda Katolik Jawa Barat 2026: Kolaborasi Lintas Sektor untuk Jawa Barat yang Harmonis dan Maju

Next Post

FKWKP Minta Presiden Prabowo Ambil Langkah Tegas Atasi Antrean BBM Bersubsidi

Redaksi

Redaksi

Redaksi www.jelajah.co

BERITA POPULER

Tikam Sepupu Saat Ritual Adat Wara, Pria di Barsel Diamankan Polisi

12 Juli 2026

HUT ke-67, Pemkab Barsel Fokus pada Kegiatan Sederhana

13 Juli 2026

Kodim 1012/Buntok Amankan Dua Terduga Pelaku Pencurian Aset PT AC, Satu Paket Diduga Sabu Turut Disita

14 Juli 2026

Ketua LPLHN Kalimantan Tengah Nanang Suhaimi Meninggal Dunia

18 Juli 2026

Pemkab Barsel Fasilitasi Penyelesaian Sengketa Lahan Dua Desa, Tim Verifikasi Segera Turun ke Lapangan

8 Juli 2026

ALAM Demo Kejati Lampung, Desak Dugaan TPPU Oknum Jaksa Diusut Transparan

10 Juli 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.