• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy
Senin, 2 November 2026
Kirimi Artikel Yukk  
www.jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
No Result
View All Result
Jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
Home Nusantara Jabar

Pompa Rusak Dua Tahun, Pemda Abai: Banjir Rendam Gedung Partai dan 50 KK di Bekasi

Redaksi by Redaksi
24 Januari 2026
in Jabar
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Kota Bekasi, Jelajah.co — Banjir setinggi 1,5 meter yang merendam kawasan gedung PDIP, PPP, dan Pemuda Pancasila (PP) di Kota Bekasi bukan semata akibat hujan deras, melainkan cermin kelalaian pengelolaan infrastruktur perkotaan. Pompa pembuangan air di kawasan Blue Plaza dilaporkan rusak hampir dua tahun tanpa penanganan serius, hingga akhirnya air meluap ke permukiman dan fasilitas publik.

Hujan yang mengguyur Bekasi sejak 22 Januari hingga Sabtu pagi (24/01/2026) menjadi pemicu limpasan. Namun sumber utama genangan berasal dari saluran pembuangan Blue Plaza, pusat perbelanjaan yang kini tak lagi aktif dan disewa Transmart sebagai area loading dock dan gudang.

Di lokasi tersebut terdapat pompa pembuangan air yang sudah lama tidak berfungsi. Seorang narasumber di lapangan menyebut pompa sempat diperbaiki, namun kembali rusak dan dibiarkan tanpa solusi permanen.

BACA JUGA

AOI Dorong Regenerasi Petani Muda dan Penguatan Sistem Pertanian Organik

19 Oktober 2026

234 SC PC Mustika Jaya Gelar Jumat Berkah di Padurenan, Mayeng Dorong Aksi Sosial Rutin

16 Oktober 2026

“Pompa itu rusak sudah sekitar dua tahun. Pernah diperbaiki, tapi rusak lagi dan dibiarkan,” ujar narasumber kepada awak media.

Akibatnya, air meluap dan menggenangi area sekitar, termasuk gedung-gedung partai politik dan permukiman warga. Di sekitar lokasi, sedikitnya 50 kepala keluarga terdampak banjir dari sumber yang sama.

Di tengah genangan, sebagian warga tampak memancing ikan. Namun di balik itu, kritik keras muncul dari Ketua Pemuda Pancasila Kota Bekasi, Ariyes Budiman, yang menilai persoalan ini sebagai bentuk pembiaran kebijakan.

“Saya sudah lama mengusulkan agar area gedung ini ditinggikan. Tapi sampai hari ini tidak pernah terealisasi atau mendapat perhatian,” kata Ariyes.

Ia menyoroti ironi banjir yang merendam gedung partai politik, sementara Wali Kota Bekasi diketahui juga menjabat sebagai Ketua DPC PDIP.

Kondisi serupa juga menimpa gedung DPC PPP yang ikut terendam. Namun hingga kini, pimpinan partai tersebut disebut belum pernah turun langsung meninjau kondisi gedungnya.

“Kalau gedung partai saja dibiarkan terendam, bagaimana dengan warga? Ini patut dipertanyakan, apakah ada pembiaran,” ujarnya.

Warga sekitar berharap pemerintah daerah dan pengelola kawasan segera bertindak, khususnya memperbaiki sistem pompa dan drainase di Blue Plaza yang menjadi sumber banjir. Tanpa intervensi kebijakan yang tegas, banjir dinilai hanya akan berulang dan terus memakan korban.

Peristiwa ini menjadi peringatan keras bahwa persoalan banjir di Kota Bekasi bukan sekadar soal cuaca, melainkan soal keberanian pemerintah menertibkan pengelolaan kawasan dan memastikan infrastruktur publik berfungsi sebagaimana mestinya. (Red)

Previous Post

‎Pemkot Bekasi Distribusikan Bantuan ke Wilayah Terdampak Banjir ‎ ‎

Next Post

Ketika “Gadis Cantik” Lampung Bersolek dengan Investasi Triliunan

Redaksi

Redaksi

Redaksi www.jelajah.co

BERITA POPULER

ASN Barsel Diminta Segera Pindah KTP, BKPSDM Ingatkan Batas Akhir Oktober

4 Oktober 2026

Tapis dan Piil Pesenggiri: Menjahit Masa Lalu untuk Masa Depan Lampung

11 Agustus 2025

UIN RIL Nobatkan Duta Raden Intan 2026

2 Mei 2026

Berkedok Wahana Anak, Gelper di Batam Diduga Jadi Arena Judi

13 Maret 2026

Mengenal Fathan Subchi, Dari Anggota DPR RI Hingga BPK RI

24 Februari 2025

Dua Staf Bawaslu Mesuji Diamankan Polisi di Tubaba, PAJAN Desak Bawaslu Terbuka

2 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.