BANDAR LAMPUNG, Jelajah.co – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre IV Tanjungkarang bersama RSUD Dr. H. Abdul Moeloek (RSUDAM) Provinsi Lampung menghadirkan layanan kesehatan gratis melalui program Rail Clinic di Stasiun Sukamenanti, Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang.
Program bakti sosial tersebut melayani sekitar 250 warga dan siswa sekolah dasar yang tinggal di sekitar jalur perkeretaapian. Kehadiran Rail Clinic menjadi bagian dari penguatan kerja sama antara PT KAI dan RSUDAM dalam memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Direktur RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, dr. Imam Ghozali, mengatakan program Rail Clinic merupakan langkah nyata mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat yang berada jauh dari pusat layanan medis.
“Program Rail Clinic sangat baik karena mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat. Kami mengapresiasi langkah KAI yang secara konsisten menghadirkan pelayanan kesehatan gratis dan edukasi kesehatan bagi warga,” ujar dr. Imam Ghozali, Rabu (24/06/2026).
Dalam kegiatan tersebut, RSUDAM menerjunkan sejumlah tenaga kesehatan, termasuk dokter spesialis obstetri dan ginekologi dr. Sarlita Indah, Sp.OG, bersama bidan Zanariah, tim keperawatan, P3IP, serta tim promosi kesehatan.
Sementara itu, tim medis PT KAI Divre IV Tanjungkarang memberikan layanan pemeriksaan kesehatan umum, pemeriksaan mata, kesehatan gigi, laboratorium sederhana, hingga penyuluhan kesehatan kepada masyarakat.
Menurut dr. Imam, kolaborasi antara RSUDAM dan PT KAI ke depan tidak hanya terbatas pada kegiatan bakti sosial, tetapi juga berpotensi berkembang pada pelayanan medis yang lebih kompleks dengan memanfaatkan fasilitas yang tersedia di dalam Rail Clinic.
“Kita memang baru menjalin kerja sama dengan KAI. Ke depan, tidak hanya program bakti sosial biasa, tetapi juga tindakan medis sederhana seperti operasi amandel atau operasi katarak yang memungkinkan dilakukan melalui fasilitas Rail Clinic,” ungkapnya.
Selain itu, pihaknya juga melihat peluang menghadirkan layanan kesehatan khusus bagi lansia yang kerap mengalami gangguan kesehatan seperti nyeri pinggang maupun nyeri lutut.
“Yang paling menarik adalah layanan pengobatan bagi lansia yang mengalami nyeri pinggang dan nyeri lutut. Hal tersebut dapat dilakukan melalui Rail Clinic untuk meningkatkan akses kesehatan masyarakat,” tambahnya.
Apabila ditemukan pasien yang membutuhkan penanganan lanjutan, RSUD Dr. H. Abdul Moeloek siap menjadi rumah sakit rujukan utama.
Di sisi lain, Executive Vice President PT KAI Divre IV Tanjungkarang, Hendy Helmy, mengatakan program Rail Clinic merupakan bentuk kontribusi perusahaan dalam mendukung kesehatan masyarakat sekaligus mempererat hubungan dengan warga yang tinggal di sekitar jalur rel kereta api.
Selain memberikan layanan kesehatan, PT KAI juga menyalurkan bantuan berupa dua unit kursi roda, delapan unit kruk, serta puluhan kacamata bagi lansia dan siswa sekolah.
Kegiatan tersebut turut diisi edukasi keselamatan perjalanan kereta api yang disampaikan oleh Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) kepada masyarakat sekitar.
Melalui program ini, PT KAI dan RSUDAM berharap tidak hanya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, tetapi juga membangun kesadaran bersama untuk menjaga keselamatan dan keamanan di lingkungan perkeretaapian. (Red)








