BARITO SELATAN, Jelajah.co — Pemerintah Kabupaten Barito Selatan kembali menyalurkan Bantuan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) Tahun 2026 kepada masyarakat terdampak kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Dusun Utara.
Penyaluran bantuan dipimpin langsung Wakil Bupati Barito Selatan Khristianto Yudha dan menyasar warga Desa Bantai Bambure (HTI) serta Desa Rampa Mea.
Kegiatan yang berlangsung di kantor desa tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, Forkopimcam, kepala organisasi perangkat daerah terkait, Camat Dusun Utara, pemerintah desa, TNI-Polri, Tim Penggerak PKK serta masyarakat penerima bantuan.
Khristianto mengatakan penyaluran CPPD merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak kondisi kekeringan dan karhutla selama musim kemarau.
Ia meminta bantuan yang diterima masyarakat dimanfaatkan untuk kebutuhan keluarga.
“Bantuan ini agar digunakan untuk kebutuhan pokok keluarga. Jangan dijual kembali. Ini bentuk kepedulian pemerintah untuk masyarakat terdampak,” ujar Khristianto.
Selain persoalan pangan, Wabup kembali mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena berpotensi memicu kebakaran dan kabut asap.
“Saya minta kepada seluruh warga untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Kita jaga hutan kita bersama agar Barsel tidak diselimuti kabut asap,” katanya.
Khristianto juga meminta masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api.
“Mari kita jaga kekompakan dan saling membantu. Jika melihat titik api segera laporkan ke pihak berwenang. Pemerintah akan selalu hadir untuk masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, gotong royong antara pemerintah, aparat dan masyarakat menjadi penting dalam menghadapi risiko kebakaran selama musim kemarau.
Pemkab Barito Selatan berharap bantuan CPPD dapat membantu kebutuhan pangan masyarakat Desa Bantai Bambure dan Desa Rampa Mea sekaligus menjaga ketahanan pangan warga selama menghadapi dampak kekeringan dan karhutla.
Wabup juga berharap masyarakat tetap menjaga kesehatan, produktif dan meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan munculnya kebakaran baru di wilayah Dusun Utara. (Abeh)








