• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy
Kamis, 20 Agustus 2026
Kirimi Artikel Yukk  
www.jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
No Result
View All Result
Jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
Home Nusantara Lampung

DPP AKAR Desak Gubernur Evaluasi Kinerja BUMD di Lampung: “Lebih Baik Dibubarkan!”

Redaksi by Redaksi
6 Mei 2025
in Lampung, Pemerintahan
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Bandar Lampung, Jelajah.co – Dewan Pimpinan Pusat Aliansi Komunitas Aksi Rakyat (DPP AKAR) Lampung mendesak Gubernur Lampung untuk segera mengevaluasi tiga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), yaitu PT Lampung Energi Berjaya (LEB), PT Lampung Jasa Utama (LJU), dan PT Wahana Raharja.

Desakan tersebut muncul menyusul laporan mengenai buruknya kinerja ketiga BUMD, yang dinilai hanya membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tanpa memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Menurut DPP AKAR, PT LJU dan PT LEB mengalami krisis keuangan serius. Bahkan, gaji karyawan dilaporkan menunggak hingga 20 bulan. Sementara itu, PT Wahana Raharja hanya mampu membukukan keuntungan sebesar Rp14,38 juta pada tahun 2024, turun drastis dari laba tahun sebelumnya yang sempat mencapai Rp75,48 juta.

BACA JUGA

ALAM BAKA Siapkan Laporan Resmi ke Kejagung soal Dugaan Mafia Tanah Register 41, 42 dan 46

19 Agustus 2026

HUT ke-27 Lampung Timur, DPRD Dorong Sinergi Percepat Pembangunan Daerah

19 Agustus 2026

Dari sisi akumulasi kerugian, data menunjukkan bahwa sejak 2018 hingga 2022, BUMD ini terus mencatatkan angka negatif. Pada 2018, kerugian tercatat Rp2,59 miliar, 2019 sebesar Rp1,56 miliar, 2020 Rp2,21 miliar, 2021 naik menjadi Rp2,51 miliar, dan 2022 sebesar Rp1,88 miliar.

Kondisi semakin diperparah dengan kasus dugaan korupsi yang melibatkan jajaran direksi PT LEB. Hingga kini, proses hukumnya dinilai tidak jelas, sementara dampaknya turut dirasakan para karyawan yang tidak menerima hak mereka.

Ketua DPP AKAR Lampung, Indra Musta’in, menegaskan bahwa lemahnya pengawasan dan buruknya tata kelola menjadi akar permasalahan.

“Kami mendesak Gubernur Lampung untuk mengevaluasi secara menyeluruh kinerja PT LEB, PT LJU, dan PT Wahana Raharja. Jika memang tidak mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah, lebih baik dibubarkan saja,” ujarnya, Selasa (06/05/25).

Indra menilai, suntikan dana dari APBD yang terus digelontorkan tidak sebanding dengan hasil yang dicapai. Dana tersebut, katanya, lebih baik dialokasikan untuk sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur yang langsung dirasakan masyarakat.

“BUMD seharusnya jadi motor penggerak ekonomi daerah, bukan malah menjadi beban. Jika tidak ada perbaikan signifikan, pembubaran adalah solusi terbaik untuk menghentikan kerugian lebih lanjut,” tegasnya.

DPP AKAR juga meminta Gubernur Lampung memanggil direksi ketiga BUMD tersebut untuk mempertanggungjawabkan kinerja mereka. Langkah konkret, seperti restrukturisasi atau pembubaran, dinilai perlu segera diambil demi efektivitas penggunaan APBD untuk kesejahteraan rakyat. (Red)

Previous Post

Dapur Mama Orell Resmi Dibuka, Hadirkan Cita Rasa Khas di Pringsewu

Next Post

Walikota Eva Dwiana Hadiri Munas VII APEKSI di Surabaya

Redaksi

Redaksi

Redaksi www.jelajah.co

BERITA POPULER

Warga Muara Malungai Kibarkan Bendera Merah Putih Setengah Tiang, Sampaikan Protes Kondisi Jalan Rusak; PUPR Barsel Turunkan Alat Berat

8 Agustus 2026

Pemkab Barsel Pastikan Gaji PPPK Tetap Aman Ditengah Efisiensi

11 Agustus 2026

213 Pejabat Pemkab Barsel Dilantik, 111 Promosi dan 55 Mutasi

12 Agustus 2026

Haru! Nenek 91 Tahun Hadiri Upacara 17 Agustus 2026, Didampingi Bupati dan Wakil Bupati Barsel

17 Agustus 2026

Polemik Tambang Emas Way Kanan, Andi Surya Siap Fasilitasi Tambang Rakyat Dilegalkan: WPR Jadi Kunci

18 Agustus 2026

Warga Keluhkan Jalan Rusak Parah di Tabak Kanilan, Diduga Akibat Truk Sawit Bertonase Tinggi

30 Juli 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.