• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy
Senin, 16 Februari 2026
Kirimi Artikel Yukk  
www.jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
No Result
View All Result
Jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
Home Nusantara

Dugaan Pungli Sampah di Ciputat, Warga Keluhkan Jalan Tertutup Tumpukan Sampah

Redaksi by Redaksi
9 Januari 2026
in Nusantara
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Tangerang Selatan, Jelajah.co – Warga dan pedagang di sepanjang Jalan Otista Raya, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, mengeluhkan praktik pungutan biaya pembuangan sampah yang dinilai tidak transparan dan tidak diiringi pengelolaan yang baik. Pungutan tersebut berkisar antara Rp3.000 hingga Rp10.000 setiap kali membuang sampah.

Ironisnya, meski telah membayar, tumpukan sampah di kawasan depan Pasar Jombang justru terus menggunung dan meluber hingga ke badan jalan. Kondisi ini mengganggu arus lalu lintas serta aktivitas warga dan pedagang, dan disebut telah berlangsung cukup lama tanpa penanganan yang jelas.

Budiman, salah seorang warga setempat, mengungkapkan bahwa tarif pungutan sampah tidak seragam antara warga dan pedagang. Menurutnya, pedagang kios di Pasar Jombang dikenai iuran harian sebesar Rp8.000. Namun hingga kini, tidak ada kejelasan terkait pengelolaan dana pungutan tersebut.

BACA JUGA

Pelayanan Cepat dan Humanis, Pasien Apresiasi Kinerja IGD RS Urip Sumoharjo

15 Februari 2026

Brimob Polda Metro Jaya e a força-tarefa anti-briga impedem corridas ilegais no leste de Jacarta

14 Februari 2026

“Kami mempertanyakan ke mana uang itu dikelola. Katanya untuk kebersihan, tapi kenyataannya sampah tetap menumpuk,” ujar Budiman, Jumat (9/1/2026).

Keluhan serupa disampaikan Doni Putra (31), pedagang kelapa parut di Pasar Jombang. Ia menegaskan bahwa sebagian besar sampah berasal dari aktivitas pasar dan warga sekitar. Meski rutin membayar iuran, sampah kerap tidak segera diangkut.

“Baunya menyengat dan sangat mengganggu. Kami sudah bayar, tapi tidak ada tanggung jawab lanjutan. Jangan-jangan uangnya justru masuk ke kantong pribadi oknum pemungut,” kata Doni.

Dugaan praktik pungutan liar (pungli) ini muncul di tengah kondisi darurat sampah yang tengah melanda Kota Tangerang Selatan.

Pemerintah Kota Tangsel diketahui sedang berupaya mengalihkan sebagian sampah ke tempat pembuangan akhir (TPA) lain. Namun demikian, penanganan di tingkat lokal dinilai masih jauh dari optimal.

Warga pun mendesak aparat kelurahan hingga instansi terkait untuk segera turun tangan menertibkan dugaan pungli tersebut dan memberikan solusi nyata. Selain mencemari lingkungan, sampah yang meluber hingga memakan hampir setengah badan jalan dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.

“Jangan cuma pungut uang, tapi tidak ada tanggung jawab. Kami minta ada tindakan tegas dan solusi konkret,” tegas salah seorang warga lainnya.(Red)

Previous Post

E-Paper Jelajah, Edisi 9 Januari 2026

Next Post

Puluhan Mahasiswa Banjiri Kantor Pemkot Tangsel dengan Sampah

Redaksi

Redaksi

Redaksi www.jelajah.co

BERITA POPULER

Parkiran Apartemen Tokyo PIK 2 Terendam Banjir, Klaim ‘Anti Banjir’ Jebol Bikin Saham PANI Anjlok Hampir 6 Persen

13 Januari 2026

Dinda Ghania Selebritas Cantik Putri Senator Senior Punya Segudang Prestasi

30 November 2025

Serukan Penolakan BUP Luar, Warga Adat Kalahien Gelar Aksi di Jembatan Barito: “Kami Siap Melawan”

19 Januari 2026

Bersinergi dengan Honda, Karang Taruna Way Urang Gelar Servis Motor Gratis

2 Februari 2026

Permasalahan Pendidikan di Provinsi Lampung: Tantangan dan Harapan

21 Oktober 2024

‎Lebih dari 980 Eks Karyawan KB Bank Protes Hak PHK yang Belum Tuntas ‎ ‎

24 Desember 2025
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.