• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy
Minggu, 8 November 2026
Kirimi Artikel Yukk  
www.jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
No Result
View All Result
Jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
Home Nusantara

Dugaan Pungli Sampah di Ciputat, Warga Keluhkan Jalan Tertutup Tumpukan Sampah

Redaksi by Redaksi
9 Januari 2026
in Nusantara
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Tangerang Selatan, Jelajah.co – Warga dan pedagang di sepanjang Jalan Otista Raya, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, mengeluhkan praktik pungutan biaya pembuangan sampah yang dinilai tidak transparan dan tidak diiringi pengelolaan yang baik. Pungutan tersebut berkisar antara Rp3.000 hingga Rp10.000 setiap kali membuang sampah.

Ironisnya, meski telah membayar, tumpukan sampah di kawasan depan Pasar Jombang justru terus menggunung dan meluber hingga ke badan jalan. Kondisi ini mengganggu arus lalu lintas serta aktivitas warga dan pedagang, dan disebut telah berlangsung cukup lama tanpa penanganan yang jelas.

Budiman, salah seorang warga setempat, mengungkapkan bahwa tarif pungutan sampah tidak seragam antara warga dan pedagang. Menurutnya, pedagang kios di Pasar Jombang dikenai iuran harian sebesar Rp8.000. Namun hingga kini, tidak ada kejelasan terkait pengelolaan dana pungutan tersebut.

BACA JUGA

RDP Ketiga DPRD Barsel Belum Beri Kepastian Gaji, Aset Site Patas Diminta Tak Dipindahkan

7 November 2026

Tiga Kali RDP Tak Kunjung Ada Keputusan, Raden Sudarto Sentil Manajemen Perusahaan

7 November 2026

“Kami mempertanyakan ke mana uang itu dikelola. Katanya untuk kebersihan, tapi kenyataannya sampah tetap menumpuk,” ujar Budiman, Jumat (9/1/2026).

Keluhan serupa disampaikan Doni Putra (31), pedagang kelapa parut di Pasar Jombang. Ia menegaskan bahwa sebagian besar sampah berasal dari aktivitas pasar dan warga sekitar. Meski rutin membayar iuran, sampah kerap tidak segera diangkut.

“Baunya menyengat dan sangat mengganggu. Kami sudah bayar, tapi tidak ada tanggung jawab lanjutan. Jangan-jangan uangnya justru masuk ke kantong pribadi oknum pemungut,” kata Doni.

Dugaan praktik pungutan liar (pungli) ini muncul di tengah kondisi darurat sampah yang tengah melanda Kota Tangerang Selatan.

Pemerintah Kota Tangsel diketahui sedang berupaya mengalihkan sebagian sampah ke tempat pembuangan akhir (TPA) lain. Namun demikian, penanganan di tingkat lokal dinilai masih jauh dari optimal.

Warga pun mendesak aparat kelurahan hingga instansi terkait untuk segera turun tangan menertibkan dugaan pungli tersebut dan memberikan solusi nyata. Selain mencemari lingkungan, sampah yang meluber hingga memakan hampir setengah badan jalan dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.

“Jangan cuma pungut uang, tapi tidak ada tanggung jawab. Kami minta ada tindakan tegas dan solusi konkret,” tegas salah seorang warga lainnya.(Red)

Previous Post

E-Paper Jelajah, Edisi 9 Januari 2026

Next Post

Puluhan Mahasiswa Banjiri Kantor Pemkot Tangsel dengan Sampah

Redaksi

Redaksi

Redaksi www.jelajah.co

BERITA POPULER

Berkedok Wahana Anak, Gelper di Batam Diduga Jadi Arena Judi

13 Maret 2026

Mengenal Fathan Subchi, Dari Anggota DPR RI Hingga BPK RI

24 Februari 2025

Tapis dan Piil Pesenggiri: Menjahit Masa Lalu untuk Masa Depan Lampung

11 Agustus 2025

Disdik Barito Selatan Luncurkan Link Aduan Pendidikan, Pengelolaan Dana BOS hingga PIP Jadi Sorotan

12 Oktober 2026

UIN RIL Nobatkan Duta Raden Intan 2026

2 Mei 2026

Satlantas Polres Murung Raya Bubarkan Aksi Balap Liar di Jalan 40 Hutan Pinus Puruk Cahu

1 Maret 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.