• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy
Jumat, 29 Mei 2026
Kirimi Artikel Yukk  
www.jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
No Result
View All Result
Jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
Home Nusantara Lampung

Komisi III DPRD Desak Pembangunan Jalan dan Jembatan Permanen Way Kandis–Fajar Baru

Redaksi by Redaksi
25 Mei 2026
in Lampung
A A
Share on FacebookShare on Twitter

BANDAR LAMPUNG, Jelajah.co — Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung mendesak pemerintah segera merealisasikan pembangunan jalan dan jembatan permanen di wilayah perbatasan Kelurahan Way Kandis, Bandar Lampung dengan Desa Fajar Baru, Lampung Selatan.

Desakan tersebut disampaikan setelah anggota Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung, Raka Irwanda turun langsung meninjau lokasi dan memastikan tidak ada lagi kendala terkait batas wilayah maupun kesiapan lahan.

Menurut Raka, akses penghubung antarwilayah itu saat ini masih memprihatinkan karena warga hanya mengandalkan jalan tanah dan jembatan darurat yang dibangun dari batang kelapa dan bambu secara swadaya.

BACA JUGA

INKINDO Lampung Sembelih 3 Ekor Sapi Qurban, Bagikan 300 Paket Daging

28 Mei 2026

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung Kecam Penusukan Siswa SMPN 44 Bandar Lampung

26 Mei 2026

“Setelah kami cek langsung di lapangan, tidak ada kendala lagi. Masyarakat dan pemilik tanah juga sudah menghibahkan sebagian lahannya untuk kepentingan umum,” ujar Raka, Senin (25/05/2026).

Ia menilai pembangunan infrastruktur tersebut sudah sangat mendesak mengingat tingginya mobilitas masyarakat di dua wilayah. Bahkan, warga secara gotong royong membangun akses sementara demi mempermudah aktivitas sehari-hari.

Raka menegaskan pembangunan jalan dan jembatan permanen nantinya akan diusulkan melalui program aspirasi DPRD Kota Bandar Lampung.

“Batas wilayah sudah jelas, tanah sudah dihibahkan, dan kebutuhan masyarakat sangat tinggi. Pemerintah seharusnya tidak lagi berbelit-belit karena akses ini menjadi penghubung penting antara Bandar Lampung dan Lampung Selatan,” tegasnya.

Kepala Desa Fajar Baru, M. Agus Budiantoro mengapresiasi langkah cepat Komisi III DPRD Bandar Lampung yang turun langsung melihat kondisi di lapangan.

Ia berharap pemerintah segera menindaklanjuti usulan masyarakat karena akses tersebut menjadi jalur utama penghubung warga dua daerah.

“Harapan kami pembangunan segera direalisasikan karena jalan dan jembatan ini sangat dibutuhkan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandar Lampung, Yudistira Erik memastikan pembangunan jembatan permanen akan diusulkan pada tahun 2027.

Menurut Erik, pihaknya telah mengetahui kondisi jembatan darurat yang dibangun warga secara gotong royong. Namun, seluruh program pembangunan tahun 2026 disebut telah berjalan sehingga pembangunan permanen baru dapat diusulkan pada tahun berikutnya.

“Jembatan di daerah perbatasan memang menjadi salah satu prioritas pembangunan karena mendukung konektivitas antarwilayah kabupaten dan kota,” ujarnya.

Meski demikian, pihaknya memastikan seluruh aspek administrasi dan legalitas lahan tetap akan diperhatikan agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Di sisi lain, dukungan masyarakat terhadap pembangunan tersebut terus mengalir. Salah seorang warga, Simin, mengaku telah menghibahkan sebagian lahannya selebar empat meter untuk pembangunan akses jalan dan jembatan.

“Kalau untuk kepentingan umum, saya ikhlas. Semoga pembangunan ini benar-benar terealisasi,” ujarnya. (Red)

Previous Post

Hisar Pardomuan Soroti Integritas Imigrasi dalam Polemik ITAS WNA Korea

Next Post

Pemuda dan Masa Depan Pesawaran: Catatan Menjelang Musda KNPI

Redaksi

Redaksi

Redaksi www.jelajah.co

BERITA POPULER

Dinda Ghania Selebritas Cantik Putri Senator Senior Punya Segudang Prestasi

30 November 2025

Bakal Calon BPD Desa SumberJaya Tolak Daftar Pemilih Usulan Kadus

8 Mei 2026

Karang Taruna Way Urang Akan Audit PBG dan Andalalin Pelaku Usaha Nakal

9 Mei 2026

Peliputan Pelantikan Sempat Dipersoalkan, Bupati Barito Utara Berikan Tanggapan

4 Mei 2026
Oplus_16908288

Aktivis Soroti Polemik Kepengurusan dan Anggaran Pramuka Aceh

21 Mei 2026

Mengenal Fathan Subchi, Dari Anggota DPR RI Hingga BPK RI

24 Februari 2025
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.