• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy
Senin, 25 Mei 2026
Kirimi Artikel Yukk  
www.jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
No Result
View All Result
Jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
Home Nusantara Lampung

LSM Simulasi: Gubernur Muda Harus Selamatkan Hutan dan Anggaran

Redaksi by Redaksi
1 Juni 2025
in Lampung
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Bandarlampung, Jelajah.co – Aroma busuk korupsi di sektor kehutanan Lampung belum juga sirna. Setelah diskusi terbuka pada 28 Mei yang sempat mengundang sorotan publik, Ketua LSM Simulasi Cium Aroma Korupsi, Agung Irawansyah, kembali menggerakkan konsolidasi sipil. Sabtu siang (31/5/2025), ia menginisiasi pertemuan lanjutan bersama sejumlah ketua LSM di basecamp Simulasi, Jalan Urip Sumoharjo, Bandar Lampung.

Pertemuan ini menyoroti dugaan manipulasi anggaran hingga kerusakan hutan lindung yang terus terjadi. Namun, nada yang diusung lebih strategis: membentuk barisan sipil yang tidak hanya menggelar demonstrasi dan pelaporan ke aparat, tetapi juga membangun forum diskusi rutin untuk mengevaluasi arah kebijakan dan etika pemerintah daerah.

“Sudah saatnya kita tidak hanya berteriak di depan kantor kejaksaan. Tapi duduk, menelaah, dan mengajak publik ikut berpikir. Diskusi adalah bentuk paling awal dari revolusi,” tegas Agung.

BACA JUGA

JPU Banding Vonis 8 Bulan Tegar Rismawan, Kuasa Hukum Siapkan Kontra Memori

24 Mei 2026

Pengembang Indonesia Run 2026 Siap Guncang Lampung, Hadiah Utama 1 Unit Rumah Jadi Rebutan!

24 Mei 2026

Ia kembali menyoroti 12 kegiatan bermasalah dalam APBD Dinas Kehutanan tahun 2024. Mulai dari anggaran fiktif paket meeting senilai Rp81 juta, hingga pengadaan bibit tanaman Rp108 juta yang disebut tidak sampai ke kelompok tani. Biaya pemeliharaan kendaraan dinas pun menuai kecurigaan: Rp259 juta untuk roda empat, dan Rp642 juta untuk roda dua.

“Bagaimana bisa kendaraan roda dua menyedot biaya pemeliharaan sebesar itu? Ini angka-angka yang mengundang tanya,” katanya sambil menunjukkan salinan data pengadaan.

Tak hanya itu, LSM Simulasi juga menyoroti lemahnya fungsi Inspektorat dan APIP. Mereka menyebut dua lembaga itu seperti “satpam yang tidur di depan pintu perampokan”.

Pertemuan dihadiri perwakilan mahasiswa, aktivis lingkungan, serta pemerhati kebijakan anggaran. Salah satu keputusan penting yang lahir adalah pembentukan forum mingguan diskusi sipil terkait tata kelola pemerintahan provinsi. Forum ini akan digelar setiap Sabtu dan akan membedah berbagai sektor, mulai dari kehutanan, pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur.

“Forum ini bukan sekadar ruang obrolan. Ini panggung etis yang akan terus menyoroti arah langkah pemerintah. Kalau Gubernur muda tidak berani menata ulang tata kelola birokrasi, maka rakyat akan menagihnya tiap pekan,” ujar Agung.

Di akhir forum, satu kalimat yang menggema dari peserta menjadi semacam penanda:

“Otonomi daerah yang mandek, dan etos ASN yang menguap, bagaimana mungkin good governance bisa berdiri?”

Daftar Dugaan Praktik KKN di Dinas Kehutanan Lampung Tahun Anggaran 2024:

  1. Belanja Paket Meeting Forum OPD – Rp81 juta
    Diduga terjadi markup dan manipulasi laporan.

  2. Pemeliharaan Kendaraan Dinas

    • Roda empat: Rp259,14 juta

    • Roda dua: Rp642,56 juta
      LSM menilai anggaran ini tidak wajar dan berpotensi mark-up.

  3. Pengadaan Bibit Tanaman – Rp108,768 juta (via CV Mitra Citra Mandiri)
    Dugaan pengadaan fiktif, bibit tidak sampai ke kelompok tani.

  4. Hibah Barang ke CV Bakti Nusa – Rp99,85 juta
    Tidak jelas penerima manfaat dan regulasi dasar pemberian.

  5. Belanja Cetak dan Penggandaan Dokumen – Rp130,832 juta
    SPJ dokumen oleh Pratama Printing diduga berulang dan terfragmentasi. Salah satu contohnya, Rp17,1 juta dalam 5 SPJ bahan kantor.

Tuntutan LSM:

  • Audit mendalam oleh BPK RI dan Kejati Lampung

  • Transparansi daftar penerima manfaat bibit dan laporan penggunaan kendaraan dinas

  • Tindakan cepat dari Kejaksaan Tinggi Lampung di bawah pimpinan Danang Suryo Wibowo

“Lampung tak butuh pemimpin populer. Tapi pemimpin yang berani memutus rantai lama: anggaran bocor, fungsi lembaga lumpuh, dan hutan ditinggalkan dalam sunyi,” tutup Agung.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Kehutanan dan Pemprov Lampung belum memberikan tanggapan resmi atas temuan ini. (*/Red)

Previous Post

TJO Hadirkan Konsep Kegiatan yang Menarik dalam Gathering PNM

Next Post

Disdik Mesuji Klaim Volume Proyek Revitalisasi Sudah Diperbaiki, Pola Penawaran Tunggal Picu Kecurigaan

Redaksi

Redaksi

Redaksi www.jelajah.co

BERITA POPULER

Dinda Ghania Selebritas Cantik Putri Senator Senior Punya Segudang Prestasi

30 November 2025

Bakal Calon BPD Desa SumberJaya Tolak Daftar Pemilih Usulan Kadus

8 Mei 2026

Karang Taruna Way Urang Akan Audit PBG dan Andalalin Pelaku Usaha Nakal

9 Mei 2026

Peliputan Pelantikan Sempat Dipersoalkan, Bupati Barito Utara Berikan Tanggapan

4 Mei 2026
Oplus_16908288

Aktivis Soroti Polemik Kepengurusan dan Anggaran Pramuka Aceh

21 Mei 2026

Mengenal Fathan Subchi, Dari Anggota DPR RI Hingga BPK RI

24 Februari 2025
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.