TUBAN, Jelajah.co – Video dugaan pemukulan yang dilakukan oleh seorang oknum anggota kepolisian dari Polres Tuban viral di media sosial dan menuai perhatian publik. Menyikapi kejadian tersebut, pihak terkait telah melakukan mediasi yang berujung pada kesepakatan damai antara korban dan oknum anggota polisi yang bersangkutan.
Dalam video yang beredar, terlihat adanya tindakan kekerasan yang diduga dilakukan oleh seorang anggota kepolisian terhadap warga. Peristiwa tersebut kemudian menjadi sorotan masyarakat dan memunculkan berbagai tanggapan di ruang publik.
Menanggapi viralnya video tersebut, oknum anggota polisi yang terlibat diketahui telah menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada korban. Permintaan maaf tersebut diterima oleh korban dan kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan melalui jalur kekeluargaan, Sabtu (06/06/2026).
Korban menyatakan memilih berdamai dan tidak melanjutkan persoalan tersebut ke proses hukum. Keputusan itu diambil setelah adanya komunikasi dan itikad baik dari pihak yang bersangkutan.
Sementara itu, pihak kepolisian menegaskan tetap melakukan evaluasi internal terhadap anggotanya guna menjaga profesionalisme dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
Kepolisian juga mengimbau seluruh personel agar selalu mengedepankan pendekatan humanis dalam menjalankan tugas di lapangan serta menghindari tindakan yang dapat menimbulkan keresahan masyarakat.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya profesionalisme aparat penegak hukum dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus menunjukkan bahwa penyelesaian secara damai dapat ditempuh apabila kedua belah pihak telah mencapai kesepakatan bersama.
(Red)







