• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy
Minggu, 27 September 2026
Kirimi Artikel Yukk  
www.jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
No Result
View All Result
Jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
Home Sudut Pandang

Pancasila: Hidup di Spanduk, Mati di Kebijakan

Redaksi by Redaksi
1 Juni 2025
in Sudut Pandang
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: A. Zahriansyah

Pancasila, yang katanya dasar negara dan panduan hidup berbangsa, kini lebih sering muncul dalam pidato seremoni dan spanduk upacara ketimbang dalam tindakan nyata para pejabat. Lebih ironis lagi, ia hadir di permukaan saat ada anggaran, dan menghilang saat rakyat menagih keadilan.

Hari ini, kita dipertontonkan bagaimana DPRD dan para pemegang kuasa anggaran merampok uang negara dengan alasan pembangunan. Padahal, yang dibangun hanya ilusi, sedangkan yang dihancurkan adalah kepercayaan publik. Mereka bicara Pancasila, tetapi yang mereka agungkan hanyalah proyek, markup, dan permainan tender. Pancasila hanya “diperingati” satu hari dalam setahun, lalu dilupakan 364 hari lainnya.

BACA JUGA

Ketika Rekam Jejak Dipertaruhkan di Pilrek Unila

21 September 2026

Dracula Birokrasi “Ketika Uang Rakyat Dihisap dari Dalam Sistem”

10 September 2026

Di sekolah-sekolah, Pancasila tidak lagi digaungkan sebagai nilai hidup. Ia tergantikan oleh hafalan kosong, upacara rutin, tanpa pemaknaan yang membumi. Padahal, generasi muda berhak belajar tentang keadilan, gotong royong, dan keberpihakan pada kebenaran. Tapi bagaimana mungkin nilai itu bisa tumbuh jika para pengambil kebijakan sendiri justru mengkhianatinya?

Lebih parah, otonomi daerah yang seharusnya membawa keadilan dan pelayanan lebih baik, malah menjadi ruang subur untuk korupsi berjemaah. Etos kerja di banyak pemerintah daerah jauh dari semangat pengabdian. Yang ada hanyalah kepentingan kelompok, kelindan nepotisme, dan pengkhianatan terhadap sumpah jabatan.

Pancasila bukan sekadar lima sila di dinding kantor pemerintahan. Ia seharusnya hidup di dada dan jiwa para pemangku kepentingan. Tapi hari ini, yang kita lihat adalah porak-porandanya nilai keadilan, matinya musyawarah yang jujur, dan kemanusiaan yang dikhianati oleh pejabat sendiri.

Kini, rakyat harus bersuara. Media harus kritis. LSM dan gerakan sipil harus bangkit. Pancasila harus direbut kembali dari tangan-tangan kotor yang merampasnya dengan APBD. Jika tidak, yang tersisa hanyalah simbol kosong dan kita akan terus dikhianati atas nama ideologi yang seharusnya suci.

Previous Post

Disdik Mesuji Klaim Volume Proyek Revitalisasi Sudah Diperbaiki, Pola Penawaran Tunggal Picu Kecurigaan

Next Post

Lomba Kicau Mania Perdana di Mapolres Pringsewu Hadiah Utama Sepeda Motor

Redaksi

Redaksi

Redaksi www.jelajah.co

BERITA POPULER

Barsel Expo 19–25 September Didukung Pihak Ketiga, Slank Dijadwalkan Tampil

14 September 2026

Wabup Khristianto Yudha Tegaskan Penegakan Disiplin ASN di Pemkab Barsel

7 September 2026

CV Vabinendra Production Siapkan 30 Stand Gratis untuk UMKM di HUT ke-67 Barsel

14 September 2026

Membanggakan! Siswi SMAN 1 Buntok Tembus Final Nasional AVIMSA, Wakili Kalteng ke Banjarmasin

24 September 2026

Gedung Tiga Lantai RSUD Jaraga Sasameh Ditarget Rampung 2027, Pemkab Barsel Temui Wamenkes

16 September 2026

Wabup Barsel Resmikan Resort GKE Kamatang Pamelum Buntok

29 Agustus 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.