• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy
Jumat, 4 September 2026
Kirimi Artikel Yukk  
www.jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
No Result
View All Result
Jelajah.co
No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
  • Sudut Pandang
  • E-Paper
Home Nusantara Jatim

Polres Tuban Bongkar Sindikat Pencurian Sapi, Tiga Pelaku Ditangkap Empat Masih Diburu

Redaksi by Redaksi
26 Mei 2026
in Jatim
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Tuban, Jelajah.co – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tuban berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pencurian hewan ternak sapi yang terjadi di sejumlah wilayah hukum Polres Tuban.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan tiga tersangka masing-masing berinisial ED (46), warga Kecamatan Kedupok, Kabupaten Probolinggo, SE (38), warga Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo, dan NG (25), warga Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo.
Sementara empat pelaku lainnya masih berstatus daftar pencarian orang (DPO).

Pengungkapan ini menjawab keresahan masyarakat menjelang Idul Adha Tahun 2026 yang akan dilaksanakan besok sehingga komitmen dari polres sangat serius agar tercipta kondusifitas menjelang Hari Raya.

BACA JUGA

Kapolsek Lawang Sambangi Sekretariat LSM LIRA dan PP, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

2 September 2026

Ketua AWPI Jatim: Momentum HUT RI ke-81, Wartawan Harus Perkuat Persatuan dan Profesionalisme

16 Agustus 2026

Kapolres Tuban AKBP Alaiddin, S.H., S.I.K., M.H., dalam konferensi pers, Selasa (26/5/2026), menjelaskan aksi pencurian terjadi pada Selasa malam hingga Rabu dini hari, 28–29 April 2026, di tiga lokasi kandang sapi berbeda.

“Satu kejadian berada di wilayah Kecamatan Merakurak dan dua kejadian lainnya di wilayah Kecamatan Jenu,” ujar AKBP Alaiddin.

Dalam aksinya, para pelaku menyasar kandang sapi yang berada di lokasi sepi, minim penerangan, dan jauh dari permukiman warga.

Polisi mencatat, para tersangka berhasil mencuri tujuh ekor sapi di tiga lokasi berbeda, yakni tiga ekor sapi milik korban MTR di Desa Temandang, Kecamatan Merakurak, dua ekor sapi milik korban KS di Desa Beji, Kecamatan Jenu, serta dua ekor sapi milik korban AS di lokasi yang sama.

Menurut Kapolres, sebagian besar kandang sapi milik warga berada di area minim pengawasan dan tidak dilengkapi kamera pengawas atau CCTV sehingga cukup menyulitkan proses penyelidikan.

“Namun berkat keuletan anggota Satreskrim dan kerja sama yang baik, kasus ini akhirnya bisa terungkap,” katanya.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui para pelaku membutuhkan waktu sekitar dua hari untuk melakukan pemetaan lokasi sebelum melancarkan aksinya.

“Mereka memang spesialis pencurian hewan ternak. Dua hari digunakan untuk survei kandang yang dinilai aman dijadikan target,” jelasnya.

Polisi juga mengungkap bahwa tersangka ED merupakan otak pelaku sekaligus residivis spesialis pencurian hewan ternak yang telah beberapa kali keluar masuk penjara dalam kasus serupa.

“Dari pengakuannya sudah empat kali melakukan aksinya di wilayah Probolinggo dan satu kali di Banyuwangi,” ungkap AKBP Alaiddin.

Dalam menjalankan aksinya, masing-masing pelaku memiliki peran berbeda, mulai dari survei lokasi, memantau situasi sekitar, mengeksekusi pencurian, hingga mengangkut sapi hasil curian menggunakan truk.

Hasil penjualan sapi curian dibagi kepada para pelaku dengan masing-masing tersangka menerima sekitar Rp5 juta. Sebagian hasil kejahatan juga digunakan untuk biaya operasional dan pesta minuman keras.

Saat ini polisi masih memburu empat tersangka lain yang masuk dalam DPO. Penyidik juga terus melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan lokasi kejadian lain maupun jaringan pencurian ternak yang lebih luas.

“Untuk sementara dari hasil pemeriksaan belum ada pengakuan terkait TKP lain di wilayah Tuban. Namun kami masih terus melakukan pengembangan dan berharap para DPO segera tertangkap agar kasus ini bisa diungkap lebih luas,” tambahnya.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 477 ayat (1) huruf c dan huruf g Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana terkait pencurian dengan pemberatan terhadap hewan ternak yang dilakukan secara bersama-sama.

Para tersangka terancam hukuman pidana penjara paling lama tujuh tahun atau denda paling banyak Rp500 juta.

Diketahui, sapi hasil curian tersebut dijual di pasar hewan wilayah Lumajang. Polisi menduga hewan ternak hasil curian sengaja dijual cepat agar jejak pelaku sulit dilacak. (Red)

Previous Post

PHBI Barsel Pastikan Penyaluran Hewan Kurban Tetap Berjalan Meski Anggaran Disesuaikan

Next Post

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung Kecam Penusukan Siswa SMPN 44 Bandar Lampung

Redaksi

Redaksi

Redaksi www.jelajah.co

BERITA POPULER

Warga Muara Malungai Kibarkan Bendera Merah Putih Setengah Tiang, Sampaikan Protes Kondisi Jalan Rusak; PUPR Barsel Turunkan Alat Berat

8 Agustus 2026

Pemkab Barsel Pastikan Gaji PPPK Tetap Aman Ditengah Efisiensi

11 Agustus 2026

213 Pejabat Pemkab Barsel Dilantik, 111 Promosi dan 55 Mutasi

12 Agustus 2026

Haru! Nenek 91 Tahun Hadiri Upacara 17 Agustus 2026, Didampingi Bupati dan Wakil Bupati Barsel

17 Agustus 2026

Polemik Tambang Emas Way Kanan, Andi Surya Siap Fasilitasi Tambang Rakyat Dilegalkan: WPR Jadi Kunci

18 Agustus 2026

Wabup Barsel Resmikan Resort GKE Kamatang Pamelum Buntok

29 Agustus 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Hak Cipta
  • Privacy Policy

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Nusantara
    • Aceh
    • Babel
    • Bali
    • Banten
    • Bengkulu
    • Gorontalo
    • Jabar
    • Jakarta
    • Jambi
    • Jateng
    • Jatim
    • Kalbar
    • Kalsel
    • Kaltara
    • Kalteng
    • Kaltim
    • Kepri
    • Lampung
    • Maluku
    • Malut
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Riau
    • Sulbar
    • Sulsel
    • Sulteng
    • Sultra
    • Sulut
    • Sumbar
    • Sumsel
    • Sumut
    • Yogyakarta
  • Sudut Pandang
  • E-Paper

© 2024 JELAJAH.CO - All Rights Reserved.